Momentum peresmian Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat sebagai langkah Pemerintah dalam mempercepat laju perekonomian turut dimanfaatkan Suzuki untuk mengeskpor armadanya ke mancanegara. Kali ini 140 unit Suzuki All New Ertiga berangkat ke Brunei Darussalam bertepatan dengan soft launching Pelabuhan baru tersebut.

Ekspor MPV buatan fasilitas produksi Suzuki di CIkarang ke Brunei Darussalam tersebut bukanlah yang pertama.  Tercatat sejak Januari hingga November 2020, All New Ertiga menjadi kontributor utama dalam angka ekspor kendaraan penumpang Suzuki ke berbagai negara.

Produk unggulan yang menggunakan komponen lokal hingga lebih dari 85 persen ini berkontribusi sebesar 44,5 persen selama Januari hingga November 2020 untuk total ekspor Suzuki, baik secara completely built up (CBU) maupun completely knock down (CKD).

Seiji Itayama, President Director PT Suzuki Indomobil Motor menyebutkan, sebanyak 140 unit kendaraan diekspor ke Brunei Darussalam. Suatu kehormatan bagi Suzuki dapat terlibat langsung dalam acara soft launching Pelabuhan Patimban dengan mengekspor All New Ertiga yang juga diproduksi di Cikarang, Jawa Barat. Tentunya, Suzuki Indonesia akan terus mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya memulihkan dan mempercepat laju perekonomian salah satunya melalui sektor otomotif.

Pelabuhan Patimban diproyeksikan menjadi jalur kegiatan ekspor-impor yang dapat bersaing di pasar global. Pelabuhan ini dibangun di atas lahan seluas 300 hektar dengan target kapasitas 7 juta peti kemas dan kapasitas car terminal yang dapat menampung 600 ribu unit kendaraan CBU per tahunnya.