Untuk menyemarakkan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2015 yang digelar pada 20-30 Agustus mendatang, acara Thousands Car March (TCM) berupa konvoi besar-besaran akan diadakan. Setidaknya panitia menargetkan adanya 1.500-an mobil konvoi di Jakarta. Apakah tujuan mereka?
Andry Black selaku ketua panitia pelaksana dan Bunga Swastika dari pihak Dyandra Promosindo selaku organizer IIMS menegaskan TCM memang bagian dari penyelenggaraan IIMS. Namun mereka juga menegaskan adanya banyak tujuan yang diharapkan dari TCM. Salah satunya adalah kebersamaan dan ketertiban.
“Saat ini banyak sekali komunitas otomotif berdasarkan hobi, spesifikasi atau merek mobil. Kami ingin menyatukannya dalam satu ajang silaturahmi akbar tanpa melihat identitas ataupun eksklusifitas masing-masing. Pokoknya komunitas otomotif, semua terwakili. Yang alirannya classic, hot road, sporty, maupuncustom. Dari tahun produksi 1990-an sampai produksi pra Perang Dunia. Semua itu belum pernah dipersatukan dan jalan bersama,” sebut Andry di Jakarta (29-06).
Hal tersebut dinilai efektif menurut Bunga karena pasti akan menarik perhatian publik sepanjang jalan baik di arteri maupun tol dalam kota). Peralihan atensi publik tersebut akan dipakai sebagai wacana kampanye tertib berlalu lintas dan bakti sosial berupa donasi kepada lembaga-lembaga pelestari lingkungan hidup melalui Kementerian Lingkungan Hidup.
“Kemacetan jalanan sehari-hari sudah berada pada titik sangat memprihatinkan dan kita sadari sebagian penyebabnya adalah ketidakdisiplinan para insan otomotif sendiri. Pada acara ini wajib hukumnya semua peserta mengutamakan keselamatan dan ketertiban berlalulintas. Mereka dan selanjutnya anggota perkumpulan masing-masing harus jadi contoh sehari-hari,” tandas Bunga.
TCM akan berlangsung pada Sabtu (22/8) pukul 06.30 – 07.00 WIB dengan jadwal start di area Senayan menuju lokasi IIMS di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Bunga menjanjikan penyelenggaraan TCM tak akan merugikan kepentingan umum karena panitia akan mengatur sistem konvoi agar tidak menciptakan kemacetan. Rencananya kegiatan tersebut akan dicatatkan MURI sebagai rekor konvoi terpanjang sekaligus rekor silaturahmi terbanyak yang melibatkan komunitas otomotif.