1954-mercedes-300-sl-gullwing AMG

Banyak orang yang mendambakan bisa merestorasi salah satu mobil paling legendaris yang pernah lahir ke muka bumi, Mercedes-Benz 300 SL. Model yang lebih akrab disapa Gullwing lantaran memiliki pintu bergaya sayap burung camar ini mengusung beberapa keunggulan, mulai dari sistem pasokan bahan bakar injeksi pertama di dunia hingga mobil paling kencang di dunia saat itu. Tak heran jika para kolektor sangat mengincar model yang sempat diproduksi sebanyak 1,400 unit mulai dari 1954 sampai 1957 ini.

1954-mercedes-300-sl-gullwing AMG 2

Salah satu hasil restorasi terkini adalah Mercedes-Benz 300 SL Gullwing Coupe 1954 karya Mercedes-AMG yang rencananya akan dilelang di Rumah Lelang RM Auction pada 10 Mei mendatang di Monaco. AMG tidak hanya memperbaiki, melaburi sekujur tubuh atau memasang satu set lingkar besi yang menurut kami tidak cocok dengan nafas sport yang diusung si burung camar. Gerai modifikasi bentukan Hans Werner Aufrcht dan Erhard Melcher ini juga melakukan rekayasa ulang pada sistem mekanisnya. Jadi jangan berharap bisa menjumpai lengan ayun belakang khas 300 SL Gullwing. Lantaran sudah diganti dengan sistem suspensi five-link baru milik SL modern.

1954-mercedes-300-sl-gullwing AMG 1

Sistem pengereman Mercedes-Benz 300 SL Gullwing Coupe juga telah diupgrade menjadi disc brake untuk mengimbangi liarnya mesin V8 6.0 liter 380 hp milik SL60 AMG. Sementara untuk menyempurnakan pengendalian agar bertambah aman dan nyaman, AMG sengaja mempensiunkan sistem suspensi standard an menggantinya dengan peredam kejut Bilstein bawaan Mercedes-Benz C63 AMG.

1954-mercedes-300-sl-gullwing AMG 2

Mungkin ada yang bertanya mengapa Mercedes-Benz tidak mengirimkan 300 SL Gullwing ke Mercedes-Benz Classic Center untuk direstorasi? Jawabannya tentu bervariasi. Yang pasti, Sultan Brunei sudah memesan 6 unit ‘burung camar’ langsung ke Mercedes-AMG dan menjual 5 unit lainnya ke pemesan.