label_piston3

Shell sebagai produsen pelumas nomer satu dunia membuat gebrakan dengan menghadirkan teknologi oli yang diklaim bisa membuat mesin lebih stabil. Teknologi bernama Shell PurePlus ini dikembangkan lewat riset gas-to-liquid (GTL) selama 40 tahun di Pusat Teknologi Shell Lubricants.

Dian Andyasuri, General Manager Marketing Shell Lubricants Indonesia, mengatakan kemajuan teknologi dalam industri mesin mobil beberapa tahun terakhir telah memberi dampak yang besar pada pemilihan bahan bakar dan pelumas untuk menjaga kondisi mobil di jalanan. Mesin mobil modern memerlukan pelumas yang berkualitas yang akan membantu menjaga mesin tetap bersih hingga terhidar dari penumpukan kerak dimesin.

Ia menambahkan, mobil dengan mesin berteknologi baru seperti turbo, supercharger, DOHC dan lainnya memerlukan pelumas yang lebih baik sehingga mereka banyak menyarakat menggunakan pelumas sintetis.”Kelebihan pelumas fulls sintetis yaitu tingkat kemurnian dan kualitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan pelumas mobil berbasis minya bumi. Pelumas sintesis biasanya diproduksi dari minya bumi atau gas cair dengan menggunakan proses kimia terkini,” ujarnya.

Disisi lain Edward Satrio, Brand and Marketing Communication Manager Shell Lubricants Indonesia juga menjelaskan beberapa keunggulan pelumas sintesis adalah pelumas sintetis lebih stabil pada temperaturnya (suhu) tinggi sehingga memiliki kadar penguapan yang rendah, mampu mengendalikan atau mencengah terjadinya endapan karbon pada mesin, melumasi dan melapisi logam lebih baik sehingga mencegah terjadinya gesekan antara logam yang berakibat kerusakan pada mesin.

Jadi, teknologi GTL merupakan salah satu teknologi yang saat ini tengah berkembang didunia karena kemampuannya dalam mengolah gas alam guna menghasilkan bahan dasar performance sintesis yang mirip dengan produk-produk turunan minyak bumi, bahkan dengan kualitas yang lebih baik. Shell PurePlus Technology ini mampu mengubah gas alam menjadi bahan bakar sejernih kristal tanpa sedikitpun kotoran seperti yang biasa ditemukan pada minyak bumi.