Saat sebagian builder membangun mobil-mobil bergenre Hot Rod hanya sebagai Trailer Queen dan berharap menuai gelar terbaik di beragam ajang kontes, masih banyak orang-orang kreatif yang mewujudkan mimpinya berdasarkan passion. Tipikal builder seperti inilah yang membuat khazanah Hot Rod makin berwarna. Salah satu builder yang punya pemahaman tersebut adalah Ben Forster.

Bermodalkan satu unit Ford Model T Coupe 1927, member dari komunitas Crankster Rod & Custom Club ini mencurahkan segudang ide dan kreasinya pada fabrikasi dan detail.

“Saya membangun apa yang saya cintai dan yang ada di dalam kepala saya. Dan semua itu berawal pada tahun 2010 silam. Saat itu saya sudah mencanangkan satu tema dan saya bertekad untuk memulai semuanya dari tema tersebut. Sebuah mobil yang bakal membuat orang terkagum-kagum walau hanya melihatnya dari jarak jauh,” ujar Ben saat kami temui di Jepang.

Untuk mengimplementasikan konsep roadster, Ben terpaksa memotong body bagian atap dari coupe ini. Alasannya sepele. Dirinya tidak suka bentuk body roadster dengan bagasi alias turtle deck terpisah yang ada pada Model T standar. “Saya lebih suka pada tampilan ala coupe namun tetap mengusung konsep open top,” katanya.

Seluruh filosofi tersebut dipadu padankan guna menghasilkan sebuah gaya mobil hot rod yang tenar di medio 60-an. Lengkap dengan detail di interior, mesin terekspos, hingga laburan kelir putih mutiara plus torehan warna-warna candy.

Urusan detail usah disangsikan lagi. Simak saja tampilan ruang mesinnya. Seonggok mesin V12 Flat Head bawaan Lincoln Zephyr yang dipadukan dengan enam karburator Stromberg 97 langsung seolah memiliki aura magis yang mampu menyihir orang untuk langsung menoleh. Balutan kulit di ruang kabin yang senada dengan siraman kelir di eksterior menambah cantik tampilan sang Coupster.

Ben sengaja melibatkan keluarganya saat proses pembuatan mobil ini. Termasuk istri, kedua anaknya serta sang ayah. Alasannya, “Hal terbaik akan terjadi saat Anda dikelilingi oleh orang-orang terbaik.”