Vespa 946 7

Entah ini hanya perasaan saya atau memang Vespa 946 betul-betul cantik? Sejak pertama kali kemunculannya di bumi, tepatnya di perhelatan EICMA (Esposizione Internazionale Ciclo Motociclo e Accesori) alias Milan Motor Show 2012 sebagai motor konsep, saya langsung jatuh hati. Lekuk tubuh model berjuluk Quarantasai yang sensual dengan inspirasi yang datang dari model purwarupa yang hadir di 1946, MP6, mampu membuat hasrat bergejolak.

Vespa 946 1

Pucuk di cinta, ulam pun tiba. Selang setahun setelah debutnya di Milan, si ‘cantik’ pun diboyong ke Indonesia. Dan saat mendengar bandrol yang disematkan, jantung pun sontak berdegup kencang meruntuhkan hasrat yang sedianya bergejolak. Rp 146 juta! Well, sepertinya hanya orang dengan  cadangan uang tak terpakai sangat berlebih yang sanggup menikmati tubuh indah Vespa 946. Mana ada orang yang mau beli Vespa semahal itu? Ternyata prediksi saya salah! Hanya dalam waktu satu bulan setelah diluncurkan di bumi pertiwi, skuter mewah ini langsung tandas. Memang, Indonesia hanya kebagian jatah 51 unit Vespa 946. Dan semuanya sudah ludes diborong.

Vespa 946 8

Untuk menebus rasa penasaran, saya mencoba mencari tahu siapa saja pemilik model yang di Indonesia hanya hadir dalam pilihan warna putih dan hitam ini. Untungnya, salah satu anggota komunitas pecinta Vespa asal Jakarta bersedia “memajang” Vespa 946 di laman kesayangan kita ini. Dan tanpa tedeng aling-aling, langsung kami arahkan mobil menuju kawasan asri di bilangan Cibubur.

Vespa 946 2

“Lho, kok Vespanya nggak ada di parkiran,” gumam saya begitu tiba di rumahnya. Ruang parkir di rumah dengan desain modern ini hanya diisi sedan premium dan MPV serta Vespa GTS. Alih-alih ditaruh di tempat parkir, si Quarantasei malah bertengger gagah di dalam ruang tamu. Bersanding dengan piano karya Steinway & Sons. Cocok! Kedua masterpiece ini sangat pantas menjadi point of interest di dalam ruang sekaligus mencerminkan selera si pemilik rumah.

Vespa 946 9

Enggan berlama-lama, langsung saja saya minta izin untuk mengeluarkan si cantik seraya menelanjanginya. Desain skuter mewah ini tampak anggun dengan imbuhan karakter klasik di sekujur tubuh monocoquenya. Kemewahan Vespa 946 sontak tersirat dari penerapan balutan kulit mahal dengan jahitan tangan di handgrip. Torehan seniman Pontedera berlanjut ke pembuatan spakbor depan, pengelasan body, polishing hingga sentuhan akhir semua dilakukan dengan menggunakan tangan. Sesuai dengan jargon yang digadangnya, “Because a craftsman is an artist.”

Vespa 946 5

Begitu kunci kontak diputar, nafas modern langsung tampak dari pendaran cahaya LED pada panel instrumen digital. Vespa juga mengimplementasikan teknologi yang sama pada lampu depan yang dilengkapi dengan sistem pembuangan panas. Jadi, sudah tidak ada lagi tuh yang namanya reflektor lampu meleleh lantaran terkena panas lampu seperti yang kerap dialami model Vespa sebelumnya. Lampu belakang dan sein yang sengaja dirancang menyatu dengan spakbor belakang agar tidak memutus garis desain keseluruhan juga mengadopsi teknologi LED.

Vespa 946

Nyaris tidak ada yang special dari jantung pacu 125cc milik Vespa 946. Mesin satu silinder berpendingin udara dengan sistem pasokan bahan bakar injectionnya diklaim lebih irit dengan emisi gas dan suara yang lebih kecil. Justru yang unik adalah penerapan sistem pengereman ABS yang mencengkeram velg berdimensi 12 inci plus teknologi kontrol traksi ASR. Mewah bukan?

Vespa 946 4

Hmmm.. Rasanya saya tidak perlu menceritakan bagaimana performa mesin bertenaga 11 hp itu. Lantaran bukan itu yang ditawarkan oleh Vespa 946. Melainkan sensasi berkendara di atas skuter modern dengan inspirasi yang datang dari Vespa MP6, implementasi teknologi terkini plus kemewahan layaknya kereta kencana. Nah, sekarang tugas Anda adalah mencari gaya busana yang sesuai untuk memacunya di tengah gemerlap ibukota menuju lokasi hangout. Bon chic, bon genre, sloane ranger atau preppy?  Terserah Anda…