Honda Monkey Z50 (4)

Bila menerjemahkan idiom ‘monkey business’, tentu langsung muncul konotasi negatif. Menurut kamus resmi dan slang, idiom ini memiliki arti pekerjaan yang membuang-buang waktu, proyek bodoh, kegiatan yang dianggap konyol dan gila. Lalu apa hubungannya dengan Honda Monkey? Apakah ini motor konyol? Apakah buang-buang waktu untuk memilikinya? Hmmm.. bisa iya bisa tidak.

Honda Monkey Z50 (6)

Yang jelas demam mini bike lansiran Honda ini memang tak pernah surut hingga saat ini. Fans beratnya mungkin tak kalah hebat dengan ikon-ikon hobi lainnya, salah satunya adalah Ade Habibie. Pekerja seni yang adalah salah seorang putra dari adik mantan orang nomor satu RI ini memiliki kecintaan yang besar pada Honda Monkey.

Honda Monkey Z50 (7)

Versi purwarupa motor mini legendaris ini sejatinya muncul pada 1961. Dan sejak 1964 Honda berkode Z50 ini dipasarkan, secara umum desainnya nyaris tak banyak berubah.  Hanya saja di era modern ini, sistem pasokan bahan bakarnya sudah memanfaatkan teknologi injeksi PGM-FI.

Honda Monkey Z50 (8)

Nah, yang dimiliki Ade Habibie ini adalah varian edisi terbatas alias Limited Edition lansiran 2012. Bila versi reguler biasanya beraneka ragam warna, seri limited ini warnanya hitam  bergaris putih dan jok bermotif kotak-kotak. Logo limited ada di anak kunci dan di cover bodi samping penutup aki. Selain itu, hampir semua komponen lainnya dilabur warna hitam yang sama kecuali fender depan dan belakang yang berlabur chrome.

Honda Monkey Z50 (5)

Secara teknologi mesin, motor bermesin 49 cc dengan tenaga maksimum hanya 3,4 dk di 8.500 rpm. Tentu saja tenaganya hanya setengah dari motor bebek yang banyak dijual di Indonesia.

Honda Monkey Z50 (10)

Kembali lagi ke topik awal, untuk memiliki sebuah Honda Monkey memang bukan menjadi hal yang lumrah. Sebab secara harga, yang di pasar Indonesia bisa mencapai angka Rp.70 jutaan sudah tentu bukan sembarang orang yang memilikinya. Istilahnya, kalau enggak cinta dan hobi-hobi banget sih enggak akan beli.

Honda Monkey Z50 (9)

Apalagi secara fungsi motor ini nyaris hanya sebagai penghibur mata saja. Maklum bodi kecil dan tenaga mesin yang hanya 3,4 daya kuda nyaris dipastikan tak akan kuat melalui tanjakan curam. Secara kenyamanan? Posisi duduk yang hampir jongkok karena tinggi jok yang hanya 66cm dari tanah jelas bukan sebuah kondisi yang nyaman. Tak heran bila di luar sana banyak yang memodifikasi ketinggian jok ini.

Honda Monkey Z50 (11)

Tapi semua kekurangan ini seakan sirna saat begitu banyak mata yang memandang dan tersenyum kala kita mengendarai mini bike ini. Tampil beda dan unik memang yang menjadi tujuan para pemiliknya. FYI: di Paris Honda Monkey sudah menjadi lifestyle para pekerja kantoran yang membentuk komunitas bernama ‘Monkey Business’.

Honda Monkey Z50 (51)

Well, bagi orang berduit, Honda Monkey memang bisa dijadikan koleksi dan mainan di waktu senggang untuk sekadar singgah ke tongkrongan maupun kedai kopi. Namun bagi individu yang tak memiliki kecintaan pada dunia otomotif tentu semua ini dianggap ‘monkey business’.