Mooneyes Area 1 b

Sore itu Yokohama tampak merona disiram cahaya keemasan sang mentari. Indahnya panorama kota dengan jumlah populasi 3,7 juta orang (terbesar kedua di Jepang setelah Tokyo) ini mampu membunuh suhu dingin yang menusuk tubuh sejak kami tiba di sini. Suasana hening di kota pelabuhan ini sama sekali tidak terganggu oleh gemuruh knalpot motor dan mobil custom peserta the 23rd Yokohama Hot Rod Custom Show. Sungguh menenangkan. Mampu mengenyahkan penat akibat lalu lalang ribuan orang di stasiun bawah tanah di Tokyo, tempat kami menginap.

Mooneyes Area 1 g

Nuansa serupa masih kami ecap saat sampai di kawasan Honmoku-dori. Sunyi dan senyap. Yang membedakannya dengan sekitar lokasi gelaran custom paling akbar di Pacifico Yokohama Exhibition Hall adalah nyaris tidak ada gedung-gedung pencakar langit di sini. Yang ada hanyalah deretan batang pohon Gingko yang mulai meranggas pertanda musim dingin telah tiba.

Mooneyes Area 1 a

Di sebuah sudut jalan mata kami tertegun pada deretan mobil klasik asal Negeri Paman Sam. Well.. Siapa yang tidak langsung melirik jika melihat Ford Model A, Ford Thunderbird hingga Mercury Cougar berjejer rapih di depan sebuah bangunan. Menyimak sepasang bola mata raksasa bertorehkan kata MOON, makin meyakinkan bahwa di sinilah penggagas Yokohama Hot Rod Custom Show bermarkas, Mooneyes Area-1. Nama Area-1 diambil dari nama sebuah fasilitas militer milik Amerika Serikat saat mereka masih berada di Jepang di masa Perang Dunia.

Mooneyes Area 1 t

Sejatinya, Mooneyes merupakan logo bentukan mendiang Dean Moon, legenda hot rod di AS yang mendirikan Mooneyes Speed Equipment. Dean sendiri mendedikasikan seluruh hidupnya untuk mengembangkan kualitas dan keamanan beragam peranti balap. Dan dengan persetujuan pemrakarsa Specialty Equipment Market Association (SEMA) ini, Shige Suganuma membangun MOON of Japan. Lepas wafatnya Dean di 1987, keluarganya menyerahkan sepenuhnya bisnis ini ke pundak Shige. Mereka percaya bahwa pria yang jatuh cinta pada Chevy Camaro ’69 Z28 ini memiliki passion dan loyalitas untuk meneruskan tradisi yang telah ditegakkan Mooneyes USA.

Mooneyes Area 1 ae

Cukup sudah kita berbicara soal sejarah. Pasalnya suhu udara yang nyaris 1 derajat ditingkahi oleh hembusan angin mulai membuat tubuh beku. Jadi ini saat yang tepat untuk melangkahkan kaki masuk ke dalam gerai. Begitu di dalam, kami langsung disambut oleh senyuman ramah pegawai Mooneyes. Usah ragu untuk sekedar membalas sapaannya atau langsung bertanya. Karena mereka memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang cukup baik.

Mooneyes Area 1 ad

Di lantai dasar, pengunjung bisa memilih beragam apparel. Mulai dari topi, kaus, celana hingga jaket dengan brand Mooneyes, Clay Smith hingga Rat Fink untuk beragam usia. Tidak hanya itu, di lantai yang sama pengunjung juga bisa memilih segudang aksesoris terkait industri custom. Jangan kalap saat Anda berada di lantai ini, pasalnya Anda masih harus merogoh kocek lebih dalam saat naik ke lantai dua. Di sini tersedia komponen dan piranti penunjang performa dan tampilan mobil serta motor. Sebut saja velg Moon Disc yang legendaris, Mooneyes Speedmaster, Enkei Dish, Moon oil tank, handle bar, ban Firestone hingga lingkar besi Enkei Baja.

Mooneyes Area 1 o

Puas berbelanja? Dompet mulai tipis? Berarti ini saatnya mengisi perut. Tidak perlu beranjak jauh dari Moon Shop. Cukup masuk ke MOON Café di sebelah lewat connecting door di lantai bawah. Untuk yang sekedar ingin mengganjal perut, bisa memesan MOON Café Original Grilled Sandwich. Potongan rye bread crunchy dengan aroma khas panggangan menyelimuti cheddar cheese yang lumer membalut grilled onion. Mau yang lebih berat? Pesan saja seporsi MOON Café Original Steak Plate. 200 gram potongan daging sapi yang lembut digrilled sempurna berdasarkan tingkat kematangan yang diinginkan, ditemani dengan dua scoop nasi pulen khas Jepang serta pilihan side dish salad, macaroni atau french fries.

Mooneyes Area 1 aj

Jika beruntung, Anda bisa bertatap muka langsung dengan Shige Siganuma atau bahkan sang pinstriper legendaris Hiro “Wildman” Ishii di sini. Jangan sungkan untuk langsung menyapa dan bertegur sapa. Karena kedua orang nomor satu di Mooneyes ini tidak akan ragu untuk mengajak Anda berbicara. Hmmm.. Sebuah pengalaman yang tidak akan terlupakan…

[ess_grid alias=”mooneyes”]