Menilik wacana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengenai pembatasan usia kendaraan yang berkisar di 10 tahun, para pengguna mobil klasik dan kuno di Ibukota pun merasa was-was. “Seharusnya bukan kendaraannya, namun jam keluarnya,” ucap Didit, punggawa Jakarta Hotrod and Classic American Community.

Didit berpendapat bila pembatasan usia kendaraan bukan solusi yang efektif untuk mengatasi kemacetan di Ibukota. Menurutnya, wacana tersebut perlu dikaji ulang dan dipertimbangkan kembali melalui cara mediasi.

Jakarta-Hot-Rod-and-Classic-American-Car-Club

“Seharusnya kita semua duduk bersama dan merundingkan masalah ini, baik pemerintah, masyarakat, komunitas dan Agen Pemegang Merek (APM). Ini dibutuhkan utuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak,” jelasnya.

Untuk solusi terbaiknya, Didit pun mengusulkan adanya pembatasan jam keluar kendaraan. Untuk mobil tua yang diatas 10 tahun, dalam jam-jam macet dan sibuk, diharuskan tidak boleh melintas  di jalan-jalan protokol guna mengurangi kemacetan. “Sesudah jam sibuk tersebut dan akhir pekan, mobil-mobil tersebut boleh keluar dengan bebas,” pungkasnya.