Quick! To the Batmobile!

Kalimat tersebut terus terngiang di telinga saya saat flashback dan kembali menikmati aksi pahlawan bertopeng, Batman. Alih-alih menyimak kiprah manusia kelelawar menumpas kejahatan di kota Gotham versi layar lebar, saya justru lebih gandrung pada serial televisi Batman lawas yang sekarang bisa ditonton kembali via Youtube.

11-1966-batmobile-bj

Penyebabnya tidak lain karena pacuan yang hadir baik di tv series atau komik superhero hasil reka Bob Kane versi klasik menurut saya lebih masuk akal. Tentunya dari bentuk dan desainnya. Mulai dari Batmobile yang hadir di Detective Comics #48 (1941) yang terinspirasi dari Cord 810/812, perpaduan Studebaker dan Cadillac 1950 di Detective Comics #156 (1950-1955), Chrysler 300C pada komik terbitan 1958,  Porsche 356 1950 di Batman #164, hingga Jaguar XKE yang tampil di Brave and the Bold #68 di 1966.

Batmobile_02_1500-700x442

Di antara segudang mobil besutan Batman, ada satu yang menurut saya sangat menarik. Sebuah Lincoln Futura yang dimodifikasi oleh legenda ranah hot rod dan custom, George Barris. Ya, pria penyandang gelar the King of Kustoms ini memang mashyur sebagai builder kelas wahid yang kerap menghasilkan mobil-mobil penyandang beragam gelar terbaik di banyak custom show. So, let’s meet the living legend..

1280x800_the_man_himself_george_barris-1538502

Pria keturunan Yunani ini lahir di Chicago, Illinois 90 tahun yang lalu. Sepeninggal ibunda tercinta, George bersama sang kakak, Sam Barris, dikirim oleh sang ayah untuk tinggal bersama bibinya di jantung Sacramento Valley, Roseville, California di 1928. Di sanalah bakat keduanya mulai terasah. Sejak usia tujuh tahun, George sudah merendahkan atap (chopping), memangkas tinggi (channeling) dan memotong body (sectioning) model dan diecast. Tidak hanya itu. Bersama Sam, George juga memodifikasi kelir koleksinya. Maka tak heran jika keduanya kerap meraih penghargaan dari berbagai kontes modifikasi model dan die-cast yang dihelat saat itu.

George Barris

Namun sejatinya, proyek modifikasi yang menjadi debut George Barris adalah saat dirinya berusia 14 tahun. “Saya mendapatkan tantangan untuk memasang lampu cat-eye di bokong Ford 1932 dan dibayar $10,” ungkap pehobi model aircraft ini. Sejak saat itu George muda memutuskan untuk menjadi seorang modifikator dan mencari nafkah di ranah kustom. Menurutnya, nama Kustom yang menggunakan awalan K merupakan hasil idenya. “Karena masih ada keturunan Yunani, maka saya mengganti awalan C pada kata custom dan menggantinya dengan huruf k. Andai saja saya mematenkannya, pasti saya sudah kaya,” jelasnya pada laman caranddriver.

George-barris-1941-buick-3

Saat duduk di bangku SMA, George dan Sam Barris dianugerahkan Buick 1925. Dasar gatal, tangan keduanya tidak sabar ingin segera mengobrak-abrik mobil warisan sang ibu. George bertugas untuk memodifikasi body dan pergi ke toko perkakas rumah tangga dan membeli cat rumah untuk digunakan oleh Sam guna mempercantik tampilan dengan kelir orange dan biru serta garis diagonal beraneka warna. Merasa kurang, George kemudian memutuskan untuk ke toko peralatan dapur dan membeli penggorengan serta panci yang dirombaknya menjadi dop alias hubcaps. Gagang lemari di dapur juga menjadi incaran siswa San Juan High School ini dan diubahnya menjadi grille. Sayangnya, setelah meraih popularitas diantara builder di daerahnya, Barris Brothers memutuskan untuk menjual mobil ini dan hasilnya dipakai untuk menebus Ford Model A 1929.

george-barris

George Barris memutuskan untuk pindah ke Los Angeles tepat setelah kakaknya masuk militer dan terjun di Perang Dunia II. Di kota berjuluk City of Angels ini, dia membuka gerai pertamanya di akhir 1944. Dan saat Sam selesai bertugas setahun kemudian, keduanya kembali bergabung dan membentuk Barris Brother’s Custom Shop di Compton Avenue, LA. Sam yang jago membentuk plat metal merupakan padanan sempurna untuk George yang handal dalam desain, pengecatan, manajerial serta promosi.

DSC06224

Setelah jatuh bangun dalam bisnis yang baru digelutinya, akhirnya pintu mulai terbuka setelah Buick 1941 yang mereka kustom menjadi jawara Hot Rod Exposition Show di National Guard Armory, Los Angeles pada Januari 1948. Lantaran gaya custom Eropa mulai merambah ke Amerika Serikat, maka George Barris pergi ke benua Eropa di Agustus 1951. Tidak hanya untuk mempelajari tren, namun dia juga mengunjungi beberapa pameran mobil di Italia, Jerman dan Perancis untuk mengetahui pengaruh mobil-mobil buatan AS terhadap publik Eropa.

11115538054_eb92611752

Setelah meracik beberapa mobil, termasuk Mercury 2-door 1951 berjuluk Hirohata Merc yang meraih hasil sensasional di ajang Motorama yang digelar di 1952, beberapa studio film mulai tertarik dengan hasil karya George Barris. Film pertama yang dibintangi oleh mobil buatan Barris Brother’s adalah High School Confidental. Kesuksesannya di dunia layar lebar, membuat suami dari Shirley Ann Nahas ini termotivasi untuk mengembangkan bisnisnya di Hollywood, termasuk membuat mobil pesanan selebriti. Mulai dari memodifikasi Dodge Charger 1967 (Thunder Alley-1967), Plymouth Barracuda 1966 (Fireball 500-1966),  1966 Mercury Station Wagon (The Silencers-1966), hingga Lincoln Continental Mark III 1971 untuk film The Car (1977).

munster_koach_4_dragstrip

Selain film bioskop, kreasi George Barris juga merambah ke layar kaca. Diawali dengan memodifikasi mobil konsep Lincoln Futura 1955 yang tampil di serial tv, Batman, The Munster Koach yang dibuat dengan menggunakan body Ford Model T dan dibesut oleh keluarga Herman Muster di The Munster, 1967 Oldsmobile Tornado yang membintangi Mannix serta yang terakhir adalah membuat si mobil pintar, KITT di Knight Riders. Sementara selebriti yang menjadi langganan tetapnya antara lain mendiang John Wayne dan Frank Sinatra, Zsa Zsa Gabor, John Travolta, Sammy Davis Jr, Bo Derek, Neil Diamond (the Beach Boys), Farah Fawcett dan masih banyak lagi.

George Barris-and-Batmobile

Hingga saat ini sang legenda hidup masih terus berkarya  dan menjalankan Barris Kustom Industries di California, AS. Di samping menyelesaikan proyek Shoebox  dan Mercury, pengagum Chip Foose dimaksud juga memodifikasi mobil-mobil modern seperti Toyota Prius, Chevrolet Camaro 2SS RS dan Dodge Charger. “Barris Kustom telah memasuki era baru dengan memproduksi mobil kustom untuk dealer. Saat ini mobil kustom telah mengalami terlalu banyak perubahan. Namun saya percaya bahwa suksesnya Barris Kustoms adalah dengan mengkustom mobil yang memiliki banyak fitur namun dengan biaya terjangkau,” tegasnya.