Bila kita bercerita tentang Renault, asosiasi kita selalu mengarah pada nama besar dan kisah epik sejumlah kemenangan di ajang motorsport. Sebut saja deretan catatan kemenangan mereka di cabang olahraga otomotif roda empat paling bergengsi di dunia (baca: F1). Nah, pengalaman, teknologi serta sejumlah prestasi inilah yang bisa menjadi bekal kepercayaan semua orang akan brand ini.

Renault-Clio-RS-9 jpeg

Seperti halnya Clio RS 200 berkelir kuning terang yang baru saja kami coba kehandalannya beberapa waktu lalu. Ya, unit yang dirakit di markas Renaultsport yang berlokasi di kota Dieppe ini merupakan Clio generasi keempat yang notabene memang dipersiapkan pada pertempuran kelas hot-hatch Eropa yang diisi oleh Ford Fiesta ST, VW Polo GTI dan Peugeot 208 GTi.

Renault-Clio-RS-17 jpeg

Sejatinya memang ada tiga pilihan, Sport, Cup dan Trophy yang memang dirancang khusus serta memiliki spesifikasi yang berbeda satu sama lain. Namun di atas kertas, semua memang memiliki predikat sebagai hatchback serba bengis. Mulai dari transmisi 6-speed dual clutch – DSG yang menjadi highlight mereka untuk produk terbaru ini, kemudian tentu saja mesin Turbo 1600cc yang mengasilkan tenaga 200 daya kuda. Tak heran bila dalam wujud yang kompak serta tenaga yang besar ini Clio bisa tampil beringas dan mengintimidasi kendaraan di sekitarnya.

Renault-Clio-RS-12 jpeg

Desain eksterior ciri khas Perancis yang selalu berani dengan bentuk yang sangat extraordinary memang menjadi point penting untuk memikat mata orang yang melihatnya. Apalagi warna andalan mereka – Liquid Yellow yang tentu saja cukup eye catching. Segi interior Clio pada dasarnya memang sudah sempurna dengan kesederhanaan. Dengan aksen merah satin di pintu, shifter, serta jahitan pada lingkar setir berbalut kulit memang mencuatkan nuansa sporty. Moncong depan bagai paruh burung elang yang siap mematuk mangsa dengan sebilah lampu LED. Dan spoiler depan yang mengalir ke diffuser belang tentu saja membuat tampilannya makin atletis. Apalagi dengan velg Tibor alloy 17” yang desainnya sungguh memukau.

Renault-Clio-RS-16 jpeg

Bagi kami bentuk dashboard Clio memang tak telalu banyak permainan lekukan yang aneh. semua dibuat polos dan nampak Spartan sesuai kebutuhan. Hanya saja di wilayah instrumen cluster penunjuk kecepatan dan putaran mesin dibuat agak berwarna. Dan yang paling menyita perhatian adalah display layar sentuh 7-inci yang menginformasikan banyak hal, mulai dari GPS hingga setelan audio. Empat buah speaker langsung aktif memainkan lantunan musik lewat fasilitas sambungan bluetooth, USB dan memory card SD.

Renault-Clio-RS-13 jpeg

Pemilik Clio RS200 termasuk yang paling beruntung, sebab ada sebuah layanan khusus pada setingan ECU yang bisa Anda unduh dari komputer ke situs Renaultsport dan Anda bisa memilih setingan telemetri mirip dengan bawaan Clio Trophy.

Renault-Clio-RS-4 jpeg

Berkeliling kota dengan Clio memang membuat kami tampil ala pembalap. Selain bentuk bodinya yang agresif, dengan manipulasi desain empat pintu yang dibuat seolah dua pintu dengan handel yang menyempil seperti Nissan Juke atau Honda HRV saat ini. Clio baru ini benar-benar menyenangkan untuk meliuk kepadatan lalu lintas lantaran suspensi sporti, bobot ringan haya 1218 kilogram serta tenaga yang galak. Makin asik ketika deru suara mesin artifisial ikut masuk ke dalam kabin. Yang tentu meningkatkan adrenalin. Kenapa kami bila artificial? Ya itu memang efek suara mesin yang dibuat storing ke speaker. Namun Anda bisa menonaktifkan fitur itu.

Renault-Clio-RS-10 jpeg

Meski begitu, kami benar-benar merasakan tarikan yang spontan meski ini hanya dihasilkan oleh mesin kecil 1.6L. Tak pelak, akselerasi 0-100km bisa ditempuh dalam waktu 6,7 detik. Hmmm.. Tapi apa yang menjadi kenikmatan lain adalah teknologi DSG ala Volkswagen yang bisa kita pilih full otomoatis atau manual. Huft, ada yang seru nih. Clio memiliki mode launch control yang bisa Anda mainkan dengan menarik kedua paddle shift di belakang kemudi sambil kaki kiri menginjak rem dan kaki kanan menginjak gas. Sensasi pelepasan start F1 langsung Anda rasakan seketika.

Renault-Clio-RS-21 jpeg

Yes, ini adalah mobil berpenggerak roda depan. Namun electronic limited-slip differential yang menjadi bawaan standarnya, membuat cengkeraman di tikungan bagai mengendarai mobil AWD. Kontrol stabilitas yang dimiliki juga kami anggap sebagai salah satu yang paling brilian.