Pabrikan ban Michelin mengungkapkan keinginannya untuk kembali ke Formula 1 setelah vakum setelah sekian lama. Meski begitu mereka juga mengajukan sebuah proporsal tentang sebuah ban yang dapat digunakan setiap waktu untuk musim 2017.

Sebelumnya memang Michelin mundur dari kompetisi karena perubahan Regulasi yang diterapkan FIA. Padahal mereka sudah menyuplai ban di F1 sejak 2001 hingga 2006 bersama Bridgestone hingga akhirnya mereka keluar karena keputusan tersebut.

FIA sendiri sedang membuka tender ban untuk Formula 1 selama tiga musim mulai dari 2017 meski kontrak dengan Pirelli masih berjalan. Kontrak ini akan memutuskan perusahaan manakah yang akan menyuplai ban selama tiga tahun ke depan.

Dalam detilnya nego Michelin adalah menggunakan karet yang tahan lama dengan pelek 18 inci. Penerapannya dapat dilihat dalam mobil Renault 3.5 yang sempat berlaga beberapa tahun yang lalu.

Meski begitu niat Michelin dianggap terlalu konyol bagi setiap orang. Bos F1 Bernie Ecclestone sendiri berkelakar bila itu adalah ide buruk untuk ajang sekaliber dunia seperti F1. Velg 18 inci yang diminta Michelin akan membuat mobil balap di Formula 1 terlihat jelek.

“Kami ingin membuat mobil kami terlihat agresif, seperti mobil balap. Pirelli akan selalu bisa memenuhi apa yang kita minta untuk mereka. Dan pada titik ini kami tidak perlu mengganti ban karena apa yang mereka lakukan sekarang sudah berjalan lancar,” tutup Ecclestone.