Well, saya pikir semua orang pasti punya motor idaman. Saya? Cukup Kawasaki Z1000. Sensasi mengendarai motor besar memang tidak ada duanya, apalagi saat sehari-hari terbiasa riding menggunakan moped yang kapasitasnya tidak sampai 150cc. Meski ya saya harus jujur sih, naik moped adalah alasan saya yang masuk akal kala harus melakukan komuter di dalam kota.

Honda-CB500X-11

“Ente punya moge, resiko Bro! Dipakenya cuma weekend doang!” seloroh kawan saya. Ah masa sih, memangnya tidak ada moge yang bisa digunakan harian? Jawabannya tidak saya temukan di ujung langit, tapi di Bali Bro! Kebetulan saya mendapatkan undangan launching Honda Big Bike di ujung peninsula Nusa Dua sana. Enggak hanya test ride, tapi juga menjajal motor-motor tersebut wara-wiri di Pulau Dewata. Sedap!

Honda-CB500X-1

Saat itulah saya berpapasan dengan Honda CB500X. Mini Multistrada? Oversized Honda CS1? Ah desainnya mirip dengan VFR800X Crossrunner kali, Bro!

Soal naik joknya, nah sudah  ada kesempatan nih! Namun seketika saya langsung terintimidasi sendiri gara-gara seat heightnya terhitung 810mm. Jingkrang betul!

Honda-CB500X-10

“Coba duluuu Bro!” Kunci disodorkan oleh panitia. Ah no turning back kalau kayak begini sih. Langsung aja saya lemparkan kaki ke footstep. Coba berdirikan motor, lalu lepas standar samping. Mak, jinjit balet begini! Kunci saya putar ke posisi on, fuel pump berdesing. Sentuhan lembut dengan telunjuk di tombol starternya langsung membuat mesin dua silindernya menggerung pelan.

Honda-CB500X-3

Tekan kopling,  cukup empuk. Lalu mulai jalankan motor. Naikkan kedua kaki ke footstep, disinilah sensasi berkendaranya berubah. Asli nyaman. Pundak, punggung, dan pinggang tegak sejajar. Serasa naik bebek saja. Tapi begitu betot gas, baru saya teringat. Ini Honda Big Bike Bro!

Honda-CB500X-4

Akselerasi yang disemburkan dapur pacu berkubikasi 471cc ini sebesar 43Nm. Mudah sekali menggapai speed hingga 80 km jam dengan gigi 1. Performa galaknya terlihat kala motor ini dicoba di jalan bypass Bandara lnternasional Lombok. Spidometer sudah menunjukkan angka 140 km/jam dan masih bisa lebih!

Honda-CB500X-9

Nikmatnya lagi, motor ini cukup mudah dibawa selap selip karena bobotnya yang tidak sampai 200kg. Modelnya yang memang diperuntukkan untuk dual adventure dengan fork yang lebih panjang dari saudara satu mesinnya yaitu CB500F yang modelnya pure naked on road bike. Tentu bikin asyik kala harus melintasi medan off road ringan. Terbukti saat memasuki area Tanjung Aan. Batu-batu kecil yang bertebaran di jalan sih nggak kerasa. Ground clearance 170mm nggak perlu ragu motor bakal mentok kala melewati rintangan. Pede ngegas terus!

Honda-CB500X-5

Ada 9 settingan suspensi yang bisa disetel. Sehari-hari dipakai wara-wiri di perkotaan, dibawa touring, atau rada nakal sedikit menghajar medan offroad, tinggal disetel saja toh! Tangki bensin pun berkapasitas 17 liter dengan konsumsi bensin di angka 27km/liter. Wah benar-benar ngajak adventure nih motor!

Honda-CB500X

Lantas apa nih kekurangan dari CB500X? Subjektif memang. Sudah saya sebutkan di awal kalau motor ini menyulitkan orang-orang yang tingginya pas pasan di angka 160cm. Begitu menurunkan kaki dari footstep kala berhenti, baru mulai terasa dongkolnya karena bikin kaki cepat lelah. Selain itu bagi penggila moge fanatic, mungkin mesin 500cc berdaya maksimal 45hp belum dapat feelnya. Namanya juga entry level. Beda halnya kalau biasa naik moped, skutik, atau motor 250cc. Nah motor ini cocok buat jadi tahap penjenjangan sebelum masuk ke kelas berikutnya.

Honda-CB500X-8

Kelar touring saya pikir-pikir lagi. Sepertinya punya Honda CB500X cocok nih sebelum bisa menggapai motor impian saya. Nah kalau Anda memang sudah punya moge, si Honda CB500X ini bisa jadi alternatif kalau mau sedikit main-main nakal. Tagline Discover the New World-nya itu yang bikin jadi enggak betah di rumah!