Jaguar berkoar F-Pace akan punya kombinasi performa, desain, dan fungsi yang tak tertandingi oleh crossover manapun. Well, siapapun bisa berkata demikian. Tinggal bagaimana mereka berusaha mewujudkannya.

Tapi, melihat reputasi Jaguar yang bukan pabrikan sembarangan, sepertinya model yang akan turut meramaikan Frankfurt Auto Show, September 2015 ini memang patut ditunggu.

Demi membuktikan kata-katanya itu, Jaguar dikabarkan telah melakukan uji coba F-Pace di dua negara yang punya iklim bertolak belakang.

Pengujian pertama mengambil tempat di fasilitas Land Rover Jaguar, Arjeplog, Swedia Utara. Di sini, F-Pace dipaksa “bertarung” dengan hawa dingin yang mencapai lebih dari -15°C dan kerap turun sampai dengan -40°C.

Di fasilitas yang berupa hamparan es tersebut, performa F-Pace diuji melalui berbagai rintangan buatan sejauh 60km. Rintangan tersebut terdiri dari tanjakan, turunan, sampai medan jalan rusak untuk menguji fungsi all-wheel drive.

Sementara itu, di belahan bumi lainnya F-Pace harus bertahan di bawah terikanya matahari guran pasir Dubai. Di lokasi pengujian ini, F-Pace harus menghadapi iklim tak kalah ekstrim yang mencapai 70°C guna menguji climate control system dan berbagai fitur multimedia yang ditampilkan melalui layar sentuhnya.

Menurut siaran resminya, Rabu (28/7) baru kali ini Jaguar melakukan pengetesan produk dengan mambawanya ke berbagai iklim ekstrim. Masih menurut rilisnya, Jaguar F-Pace sendiri akan siap dijual tahun depan.