Deru angin di telinga terdengar nyaring kala menyapa mentari di tepi pantai di atas motor bergenre naked sport ini. Tapi toh saya tak peduli. Apalagi ditingkahi dengan merdunya lantunan mesin 4 silinder milik Honda CB650F. Mengalahkan celoteh sendu Kiera Knightley di film musikal bertajuk Begin Again.

Test-Ride-Honda-CB650F-13

Motor yang aslinya dirilis pada medio 2014 silam ini memang akhirnya diboyong juga ke Indonesia. Beruntung saya mendapatkan kesempatan buat menjajal kuda besi berdaya maksimal 85 tenaga kuda ini. Sesi test ridenya juga tidak sekedar berputar-putar di area parkir seperti launching motor-motor cc kecil yang biasa dirilis di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, rute Bali – Lombok yang eksotis dihajar oleh deretan motor besar Honda! Walau lantaran keenakan riding saya jadi lupa motret aksi si CB650F ini saat meliuk di sepanjang jalan. Heheheee..

Test-Ride-Honda-CB650F-9

Singkat kata, bagaimana review saya tentang motor ini? Mulai dari desainnya dulu. Ini memang sesuai selera. Love it or hate it! Honda memang terkenal memiliki garis desain yang elegan. Itu jika melihat sisi bodinya yang memang punya lekuk aduhai. Namun yang yang paling bikin ngiler itu tentunya kalau melihat eloknya liukan empat leher knalpot yang seakan sengaja diekspos. Garang!

Test-Ride-Honda-CB650F-11

Sejatinya CB650F ini memang memiliki kembaran identik yaitu CBR650F. Bedanya di bagian bajunya saja. Seperti ibaratnya seri CBR lain, CBR650F adalah motor dengan full fairing. Selebihnya semua sama. Bahkan dari riding position pun tidak jauh berbeda. Namun setelah saya pikir-pikir, CB650F punya riding position yang sedikit lebih santai dari kembarannya itu.

Test-Ride-Honda-CB650F-10

Jujur saja, saya bukanlah orang yang terbiasa menggunakan moge sebagai pacuan harian. Namun saat mengendarai CB650F untuk pertama kalinya, well ternyata tarikan mesinnya cukup friendly. Dibawa putar-putar sejenak dengan kecepatan rendah, tidak masalah. Nurut!

Test-Ride-Honda-CB650F-6

Namun bukan berarti CB650F ini moge yang lemot. Itu sih gara-gara saya saja yang belum punya nyali saat menjajalnya saat itu. Setelah mengumpulkan keberanian, langsung gaspol! Gaya inersia yang menghentak membuat pandangan seakan masuk ke hyperspace di film Star Wars. Gila! Bisa nakal juga dia!

Test-Ride-Honda-CB650F-8

Dengan bobot 208kg, motor ini cukup ringan dan nyaman untuk dikendarai. Menaklukan tikungan-tikungan aduhai menuju Kintamani rasanya sungguh nikmat. Apalagi saat dibetot kencang di rute lurus menjelang Bandara Internasional Lombok di daerah Praya. Jikalau tidak ada voorijder, saya yakin kecepatan 200 kilometer per jam akan sangat mudah diraih.

Test-Ride-Honda-CB650F-1

Soal kenyamanan, memang Honda juaranya. Tidak terkecuali Honda CB650F ini. Apalagi karena motor ini bergenre naked yang punya posisi duduk cukup tegak. Saya sempat tak sadarkan diri sudah memacu hingga kecepatan 140 kilometer per jam. Yang bikin sadar saya sudah ngebut ya gara-gara suara angin yang sudah nyaring saja. Hehehe…

Test-Ride-Honda-CB650F-4

Meski suspensi depan masih konvensional dengan fork teleskopik, dari segi performa sih tidak terlalu masalah. Bisa dibilang empuk dan nyaman buat menghajar lubang-lubang di jalan. Tapi ah… Seandainya sudah dibekali dengan suspensi upside-down, tentu bakalan terlihat makin macho dan garang.

Test-Ride-Honda-CB650F-5

Ya kalau mau dibandingin dengan manusia sih, CB650F ini terkesan seperti berandalan yang nurut dengan orang tuanya. Kenapa? Meski tampang udah lumayan gahar, soal performa ya gimana ridernya aja. Mau dibawa pelan, asik. Dibawa nakal, ya makin asyik! Enggak nyusahin! Tapi kalau ada yang nantang, lu jual gue beli aja. Cukup tahan kopling dan geber throttle. Suara knalpot 4-1 nya dijamin keburu bikin pengguna jalan lain jadi keder.

Test-Ride-Honda-CB650F-3

So, menurut saya apa sih kelemahan utama dari CB650F? Pricing. Ya tentunya hal ini subjektif juga. Namun dengan harga yang sama, saya bisa mendapatkan sebuah Honda Mobilio. Sama-sama empat silinder juga. Sama-sama keluaran Honda juga.

Test-Ride-Honda-CB650F-14

Tapi hey! Untuk orang-orang yang berkata buat apa mahal-mahal beli motor kalau bisa beli mobil dengan harga yang sama, bisa jadi belum tahu sensasi berkendara dengan moge. Nikmatnya touring sambil memanjakan mata lewat panorama alam di atas Honda CB650F ini rasanya pasti tidak sama dengan duduk manis di jok mobil. Ya seperti pepatah, “Riding a car is like watching a movie. Riding a bike is like you starring on it.”