Sekitar 100 pengguna Vespa dari 15 komunitas yang menamai aliansinya, Vespa Lovers, melakukan aksi sosial dengan berpartisipasi pada acara Walk with Disabled People yang berlangsung di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangsel, Minggu (6/12). Mereka berhasil menghimpun dana hingga belasan juta rupiah untuk disalurkan kepada anak-anak berkebutuhan khusus di bawah naungan Yayasan Sayap Ibu.

Acara tersebut digelar sebagai peringatan Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada 3 Desember silam.

“Kita punya message, yaitu anak-anak disabilitas ini perlu perhatian khusus. Maka dibutuhkan sebuah sosialisasi. Kita mengusung tema ‘Connecting People with Disabilities’. Nah, ‘people’ atau ‘orang-orang’ tersebut di antaranya adalah komunitas Vespa ini,” ujar Fandi, Ketua Harian Yayasan Sayap Ibu yang juga merupakan anggota komunitas Vespa, Scooter Fixed.

Vespa Lovers

Fandi menambahkan, keterlibatan komunitas-komunitas Vespa di acara ini diharapkan bisa merangsang inisiatif dari komunitas lainnya. Kendati demikian, Fandi tidak mau sesumbar mengenai target jumlah komunitas yang diharapkan terlibat pada agenda-agenda serupa berikutnya. Pihaknya akan lebih fokus untuk menggaet lebih banyak anak-anak asuh.

“Saya target (untuk menambah) anak-anaknya dulu. Sekarang di Yayasan Sayap Ibu baru ada 36 anak. Sementara di luaran masih ada 400 anak,” tambah Fandi. Pihaknya mematok setidaknya bisa menampung 100 anak. Setelah itu, barulah mengajak komunitas-komunitas sepeda motor untuk terlibat lebih jauh dengan menjadi orang tua asuh.

Vespa Lovers menuju pusat acara dengan cara konvoy. Berangkat dari Jl. Panglima Polim, Jaksel, iring-iringan pengguna Vespa dari berbagai tipe, disambung oleh rombongan komunitas moge (motor gede) Harley-Davidson Sportster Indonesia yang juga melakukan aksi serupa.

Teks & Foto : Mada Prastya