Hujan deras yang mengguyur kota Mataram sehari penuh membuat tim Indonesia Moto Adventure (IMA) 2016 harus bersabar sebelum bisa melanjutkan perjalanan pada hari ke-3. Rencananya, tim yang didukung oleh Suryanation Motorland dan Moto Guzzi ini akan mengarahkan masing-masing tunggangan menuju Sembalun, desa yang luar biasa indah di kawasan kaki Gunung Rinjani.

Sekilas mengenai Sembalun, daerah ini merupakan salah satu pintu masuk bagi para pendaki. Tepatnya berada di kabupaten Lombok Timur dengan luas wilayah 217,08 Km2. Nama Sembalun bisa jadi masih asing di telinga banyak orang karena memang bukanlah sebuah ikon wisata. Apalagi akses menuju sana yang belum sempurna.

Indonesia Moto Adventure

Hal tersebut benar-benar dirasakan oleh tim IMA 2016 yang baru bisa memulai perjalanan pada pukul 17.00 WITA. Ujian yang dilalui selama perjalanan adalah kontur jalanan tak menentu dan minimnya fasilitas penerangan. “Makin ke atas, makin gak ada penerangan,” kata Heret Frasthio, salah satu partisipan IMA 2016. Dan gaya riding masing-masing anggota tim yang beragam, rombongan pun sempat terpisah-pisah.

Dalam perjalanan tersebut jarak pandang benar-benar terbatas dengan penerangan hanya bersumber dari head lamp. Beberapa motor partisipan pun sempat bermsalah karena melewati medan yang tak bisa diduga-duga. Pada titik ini mulai muncul pemikiran bahwa perjalanan ini terlampau serius, seperti yang dikenang Heret dan Veroland.

Indonesia Moto Adventure

“Jadi seperti ini rasanya adventure sebenarnya. Kita bukan lagi cuma foto-foto dan ambil gambar,” sambung Heret. Barulah sekitar pukul 01.00 WITA tim sampai di titik lokasi tujuan. Tak banyak yang bisa dilakukan selain mempersiapkan diri untuk memotret suasana pagi di kaki salah satu gunung termasyhur di Indonesia.