Kegiatan wirausaha dipercaya bisa memecahkan berbagai masalah yang menjangkiti masyarakat. Bukan hanya mengatasi problematika seputar ekonomi tetapi juga sampai merambah ke masalah sosial lain yang tak kalah pelik.

Hal itulah yang disasar PT Nissan Motor Indonesia (NMI) melalui brand Datsun dengan kembali mengadakan kompetisi perencanaan bisnis ‘Datsun Rising Challenge 2’.

“Permasalahan sosial itu banyak dan tak ada habis-habisnya. Kita (PT NMI) berharap dengan kegiatan ini mata orang terbuka dan melihat bahwa permasalahan sosial itu hanya dari ide pun bisa berjalan (pemecahannya),” ucap Indriani Hadiwijaya, Head of Datsun Indonesia pada akhir acara malam penganugerahan pemenang ‘Datsun Rising Challenge 2’ pada, Kamis (25/2), di Jakarta.

Dikatakan, NMI telah menerima lebih dari 2.600 proposal perencanaan bisnis yang kemudian diseleksi hingga menyisakan hanya lima ajuan. Kelima proposal itu menyodorkan ide-ide bisnis gemilang, seperti ide bisnis sayuran kering dari Mario Devys, lampu charger tenaga air garam milik Asrul Yanuar, dan ide Pelangi Shop Aceh buah pikir dari Mustafa Kamal.

Ada pula, kontestan bernama Firmasyah dengan ide bisnis Sambal Udang Ebi Masin Jontang serta Sri Wardhani yang memiliki gagasan pemberdayaan pakan ternak dengan mengolah sisa hasil tangkapan nelayan.

“Kami menerima beragam ide usaha inovatif yang tidak hanya positif dari sisi bisnis, tapi juga berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di mana usaha tersebut dijalankan,” terang Steve Ardianto, Presiden Direktur NMI.