Kabar kurang sedap yang datang dari produsen mobil Bavaria, BMW langsung direspon BMW Group Indonesia dengan melakukan recall pada BMW seri 7. Kabarnya, airbags produksi Continental yang ada  luxury saloon ini tidak bisa mengembang dengan sempurna. Dengan hal demikian, kabarnya BMW di seluruh dunia termasuk Indonesia telah melakukan penarikan 26 ribu unit BMW Seri 7.

Untuk membuat rasa nyaman kepada seluruh pengguna BMW Seri 7, Jodie O’tania, Head of Corporate Communications BMW Group Indonesia mennyatakan bahwa untuk proses penarikan semua diserahkan kepada diler resmi. Mereka yang akan menghubungi langsung pemilik BMW Seri 7 di Tanah Air.

“Jadi diler akan menghubungi secara langsung ke konsumen. Untuk perbaikan bisa dilakukan secara cepat dan tidak ada biaya sama sekali. Diler yang akan mengatur jadwal karena BMW Seri 7 itu kan premium class, jadi treatment-nya akan sangat berbeda sekali. Semua proses dikembalikan kembali ke diler resmi,” ujar Jodie.

BMW Seri 7 yang di-recall diproduksi sebelum Desember 2015. Untuk Indonesia, Seri 7 yang terdampak diproduksi antara Juli hingga Desember. Recall tersebut dilakukan karena adanya permasalahan pada kontrol modul sehingga ada potensi komponen keselamatan itu tidak bekerja sempurna saat mobil mengalami kecelakaan.