Berkendara di atas kuda besi kesayangan sambil menikmati kosongnya jalan di akhir minggu merupakan momen paling menyenangkan. Sambil melepas penat, kita bisa mengeksplor motor kesayangan. Sayangnya, kondisi jalan ibukota belakangan kurang bersahabat. Pembangunan di sana sini membuat debu dan kerikil mudah beterbangan. Karenanya, kita wajib melindungi indra penglihatan alias mata. Terlebih bagi Anda yang gemar meresapi terpaan angin dengan menggunakan helm half face. Inilah saat yang tepat untuk memakai kacamata.

Usah risau tampilan bakal rusak. Lantaran saat ini banyak beredar kacamata untuk riding dengan desain yang trendi dan ciamik dari beragam merk. Tapi jangan salah! Agar momen riding Anda tetap mengesankan dan nikmat, ada beberapa langkah yang dapat  dilakukan sebelum menebusnya. Tentunya Anda wajib memilih kacamata yang tidak hanya bisa melindungi mata dari terpaan debu dan partikel lain, namun juga bisa menjaga mata dari paparan mentari dan angin.

Pilih Kacamata yang Tepat
Beberapa kacamata khusus riding dibuat untuk menahan angin dalam kecepatan tinggi atau bahkan lambat serta untuk jarak dekat dan jauh. Jadi tentukan kacamata yang tepat untuk karakter berkendara Anda. Jangan biarkan mata cepat berair akibat hembusan angin.

Pilih Lensa yang Sesuai
Pastikan kacamata yang akan Anda beli dibekali dengan lensa yang tidak cepat berembun. Pilih lensa polarized untuk mengurangi silau. Semisal saat tetesan hujan membasahi lensa atau ketika berkendara menghadap datangnya sinar matahari.

Lensa Bertransisi
Kacamata yang mengadopsi jenis lensa ini bisa digunakan di siang dan malam hari. Lantaran kemampuannya untuk menyesuaikan berdasarkan pendaran cahaya.

Warna Lensa
Sama seperti lensa berpolarisasi, warna lensa juga berpengaruh terhadap kontras dan kejernihan. Bagi sebagian orang, warna tembaga menghasilkan tingkat kontras terbaik dan bisa mempertajam warna seperti hijau dan merah. Sementara dalam kondisi cahaya yang rendah, lensa berwarna kuning juga mampu mendongkrak kontras dan mereduksi silau.