Kabar mengejutkan datang dari Nico Rosberg. Juara dunia pembalap Formula 1 2016 tersebut secara tiba-tiba memutuskan untuk pensiun dari karirnya di balap jet darat, lima hari setelah berhasil merebut trofi World Driver Championship pada Grand Prix Abu Dhabi akhir pekan lalu.

Lewat akun Instagramnya @nicorosberg, pembalap berusia 31 tahun ini melansir sebuah pengumuman berjudul ‘I Have a Message For You’. Pesan ini ia unggah pada Jumat, (2/12) pukul 21:00 Waktu Indonesia Barat.

nico-rosberg-4

Dalam postingannya tersebut, Rosberg menyebutkan untuk tak lagi berkompetisi dalam balap Formula 1 pada musim 2017 dan seterusnya. Ia memilih untuk menggantung helm dan perlengkapan balapnya saat sedang berada di puncak karirnya sebagai juara dunia balapan paling bergengsi ini.

Lebih lanjut pria berdarah Finlandia kelahiran Wiesbaden, Jerman Barat 27 Juni 1985 ini mengungkapkan, “Saat memenangi kejuaraan di Suzuka, takdir sepertinya berpihak kepada saya untuk menjadi juara dunia balap Formula 1 musim 2016. Seiring tekanan yang begitu besar untuk memenangi balapan selanjutnya di Abu Dhabi, pikiran saya pun terbesit untuk mengakhiri karir balap saya bila telah menjadi juara dunia,”.

nico-rosberg-3

“Minggu pagi di Abu Dhabi (27/11), saya merasakan ini akan menjadi balapan terakhir saya di Formula 1 dan perasaan itu semakin kuat menjelang dimulainya balapan. Saya ingin menikmati tiap-tiap tikungan dan trek lurus yang saya lewati untuk terakhir kalinya sebagai pembalap Formula 1. Hingga akhirnya, sepanjang 55 lap balapan digelar terasa begitu berarti,” ungkap Rosberg lebih dalam.

Keputusan ini pun ia yakini sehari setelah balapan usai pada Senin, (28/11) saat dirinya sedang beristirahat santai. Orang pertama yang ia beri tahu soal keinginan ini adalah Istrinya, Vivian dan Georg Nolte, orang dekat Rosberg dari manajemen timnya di Mercedes-AMG Petronas Formula 1 Team.

Putra dari mantan juara dunia pembalap Formula 1, Keke Rosberg ini telah meyakini tekadnya untuk mundur dari hingar bingar balapan jet darat. Ia pun tak dapat menutupi kesedihannya untuk berpisah dengan para awak tim balap yang sudah dianggap sebagai keluarga sejak bergabung pada 2010 lalu.

air-nico

“Sebuah kebanggan bagi saya untuk dapat menganugerahkan pencapaian tertinggi dari sebuah kompetisi balap, untuk seluruh orang-orang luar biasa yang ada pada tim. Gelar juara dunia ini saya persembahkan bagi tim ‘Silver Arrows’ sebagai bentuk terima kasih yang sebesar-besarnya,” tutup Rosberg.

Rosberg pun juga tak lupa mengucapkan terima kasih untuk seluruh dukungan yang datang dari para fansnya selama berlaga di balap jet darat sejak 2006 lalu. Para pendukung Rosberg pun harus dapat merelakan tak lagi menyaksikan pembalap idolanya melakukan selebrasi lompatan khasnya, setiap podium juara.