Sepeda motor bertenaga listrik buatan Indonesia, GESITS (Garansindo Electric Scooter ITS) mendapatkan dukungan penuh dari Menteri Perhubungan. Dukungan tersebut datang saat tim pengembangan GESITS mengunjungi Kementrian Perhubungan guna membahas rencana proyek pengembangan skuter elektrik buatan anak bangsa.

Pertemuan yang berlangsung pada Senin (5/12) lalu, dihadiri oleh Rektor ITS ; Prof. Ir. Joni Hermana, M.Sc.Es, PhD, bersama tim GESITS terdiri dari Dr Muhammad Nur Yuniarto ST sebagai Ketua Tim Peniliti GESITS dan Harun Sjech ; Chief Sales Director Garansindo Group disambut dengan baik oleh Menteri Perhubungan, Ir. Budi Karya Sumadi bersama beberapa jajaran Kemenhub.

Beberapa agenda mengenai pengembangan proyek GESITS ke depannya telah dibicarakan termasuk diantaranya adalah peraturan perizinan, sertifikasi, strategi pemasaran, regulasi, serta prinsip. Pada pertemuan kali ini Menteri Perhubungan meminta langsung kepada para jajaran Kemenhub yang hadir pada hari itu untuk segera membantu masalah perijinan dan sertifikasi yang berkaitan dengan wewenang Kemenhub, yang perkiraannya akan selesai dalam masa 1 bulan.

Beliau juga mengingatkan tim Gesits untuk tetap memfokuskan objektifitasnya terhadap target pembeli, harga yang terjangkau, system charging yang mudah serta konsep pemasaran yang akan dilakukan.

Chief Sales Officer Garansindo Group, Harun Sjech menyebutkan hasil dari pertemuan ini membuktikan komitmen dan kepercayaan pemerintah Indonesia atas produk otomotif buatan lokal. Dukungan dari Kementrian Perhubungan memberikan motivasi dan dorongan semangat yang semakin tinggi kepada tim GESITS untuk tetap fokus berinovasi dan menghasilkan produk otomotif nasional yang dapat dibanggakan dan mendorong industri otomotif Indonesia berkompetisi dengan pasar internasional terutama dalam bidang kendaraan listrik yang dapat mendukung lingkungan bersih dan pengurangan polusi.

Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Indonesia serta masyarakat Indonesia atas dukungan positif yang diberikan kepada GESITS,” tambah Harun.