Meski masih terkatung-katung nasibnya, Rio Haryanto masih diupayakan untuk dapat tampil di Formula 1 (F1) musim 2017 ini. Manajemen hingga kini masih berkutat dengan pihak sponsorship terkait masalah pendanaan.

Sebelumnya banyak disiarkan di media massa nasional, Pertamina sebagai sponsor utama pembalap kelahiran Surakarta 22 Januari 1993 tersebut menarik dukungannya untuk menyokong Rio di F1 tahun ini. Sehingga penampilannya terancam gagal untuk memperjuangkan merah putih di arena balap.

Tentu, hal ini bisa jadi kabar buruk bagi pembalap 23 tahun itu. Namun, Rio diharapkan bisa terus berkiprah meski tanpa dukungan Pertamina.

Piers Hunnisett sebagai Manajer Rio Haryanto mengungkapkan, kami masih bekerja pada sebuah rencana menjaga Rio di Formula 1. Banyak kalangan di dunia F1 yang puas dengan penampilan Rio, dia layak berada di sana, ungkapnya seperti dikutip dari Reuters.

“Kemungkinan pasti terus ada. Pasalnya sejumlah tim sudah melancarkan minatnya untuk meminang Rio sebagai pembalap jet darat di timnya. Namun, sampai saat ini semuanya masih tahap pembicaraan,” tambah Hunnisett.

Manajemen berharap untuk Rio bisa dapat bersama dengan tim papan tengah seperti Sauber. Namun perencanaan ini sedikit tersendat akibat kurangnya dukungan materil negara Indonesia terhadap pahlawan olahraganya di kancah Internasional.