Oh Lord, won’t you buy me a Mercedes Benz ?
My friends all drive Porsches, I must make amends.
Worked hard all my lifetime, no help from my friends,
So Lord, won’t you buy me a Mercedes Benz ?

Bagi para penikmat music rock era ’60-’70-an pasti tak asing dengan petikan dari lirik lagu tersebut. Lagu berjudul Mercedes Benz ini merupakan lagu penutup karir musisi Janis Joplin yang meninggal dunia pada 4 Oktober 1970. Lagu ini direkam tepat tiga hari sebelum mendiang rocker multi talenta beraliran blues rock, psychedelic rock, acid rock hingga hard rock tewas karena overdosis.

Kendati dalam lagu tersebut penyanyi bernama lengkap Janis Lyn Joplin memohon pada Tuhan untuk diberikan sebuah Mercedes-Benz, pada kenyataannya musisi kelahiran 19 Januari 1943 tersebut kesehariannya mengendarai sebuah Porsche 356c Cabriolet. Uniknya, saat itu mobil ini hanya diproduksi sebanyak 16.674 unit saja di seluruh dunia.

janis-joplin-porsche-356-001-1

Cabrio lansiran 1964 tersebut tak dibiarkan apa adanya seperti saat Joplin menebusnya pada 1968 silam. Sentuhan modifikasi artistik melabur seluruh bagian dari roadster bermesin belakang tersebut.

Bagian eksterior berbalut lukisan karya Dave Richards dengan tema ‘History of Universe’ bergaya psychedelic. Konon ini adalah pertama kalinya dalam sejarah permobilan di dunia yang menghadirkan seni pada sebiah mobil atau art cars.

janis-joplin-porsche-2

Kendati diceritakan sempat hilang, mobil ini selalu terlihat menemani aktivitas musisi kelahiran Port Arthur, Texas hingga kematiannya di Los Angeles, California. Pascakematiannya, mobil bersejarah ini diberikan kepada orang tua Janis dan sempat bermukim di Rock n Roll Hall of Fame Museum, Cleveland hingga akhirnya dilelang oleh Balai Lelang RM Sotheby’s, New York dua tahun lalu.

Sebuah nilai fantastis berhasil disebut oleh salah satu peserta lelang yang berani menebus mahal Porsche 356c ini. Nominal sebesar US$ 1,76 juta atau setara Rp 24 miliar saat itu dibayarkan seorang kolektor mobil antik yang ingin meneruskan warisan musisi kondang Amerika Serikat era 1960-an.

Everybody!
Oh Lord, won’t you buy me a Mercedes Benz ?
My friends all drive Porsches, I must make amends,
Worked hard all my lifetime, no help from my friends,
So oh Lord, won’t you buy me a Mercedes Benz ?

That’s it!