Pagi yang cerah di hari Sabtu. Lari pagi sepertinya cocok untuk mengawali akhir pekan sebagai sebuah bentuk resolusi untuk hidup lebih sehat di tahun yang baru. Lepas mengenakan pakaian olahraga, kami pun bergegas mengambil salah satu kunci mobil yang tersimpan di dalam lemari. Sebuah smartkey berlogo S menjadi pilihan kami sebagai tunggangan di pagi itu.

Kami tertarik untuk mengeksplorasi generasi terbaru Suzuki SX4 S-Cross yang diluncurkan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) saat GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Agustus 2016 lalu. Ini adalah generasi penerus dari Suzuki SX4 X-Over, compact crossover pertama Suzuki di dunia.

Dengan rentang harga mulai Rp 246,9 juta untuk bertransmisi manual dan Rp 259,9 juta dengan transmisi otomatik, mobil ini sungguh diluar ekspektasi kami. Begitu banyak hal menarik yang bisa Anda dapat pada mobil ini.

Mobil ini kaya akan fitur yang mampu memberikan kenikmatan dan keamanan berkendara saat membesutnya. Mulai dari keyless entry yang menyediakan smart button pada handle pintu sopir, penumpang kiri dan bagasi untuk membuka dan mengaktifkan kunci pintu dan tombol start/stop untuk menghidupkan dan mematikan mesin mobil.

Sisi kolom kemudi juga tak habis dari limpahan fitur yang terdapat pada crossover rakitan Maruti Suzuki, India ini. Tuas lampu multi combination dan wiper tertera tulisan Auto. Ya, lampu utama yang telah dilengkapi dengan bohlam LED dengan auto leveling dan penyapu air pada kaca depan telah dilengkapi dengan aktivasi otomatis dengan sensor pintar.

Artinya saat kondisi pencahayaan minim seperti jelang petang hari atau melintasi terowongan, lampu utama akan menyala dengan sendirinya. Demikian juga jika sedang berkendara dan hujan turun, wiper mampu bergerak secara otomatis sesuai dengan intensitas curah hujan dan kecepatan yang ditempuh S-Cross.

Fitur menarik lainnya adalah Cruise Control. Tombol swa akselerator ini terdapat di lingkar setir berdampingan dengan tombol pengontrol sistem Audio pada mobil. Sistem hiburan pada mobil telah dilengkapi dengan Headunit layar sentuh berdimensi 7 inci yang mampu mengakses konektivitas Bluetooth dari ponsel pintar. Sayangnya Suzuki tak melengkapinya dengan kamera mundur yang bagi sebagian orang belakangan ini dianggap cukup krusial.

Duduk didalam S-Cross terasa sangat ergonomis. Dengan kolom kemudi yang dilengkapi dengan tilt dan teleskopik, seluruh kontrol pengendali dengan mudah dapat disentuh. Tuas transmisi otomatik 5-percepatan dengan Paddle Shift juga mudah dijangkau meski dalam keadaan tubuh menyandar di jok.

Satu hal yang cukup mengganjal kami yaitu tuas rem parkir. Posisinya lebih menjorok ke sisi penumpang kiri, padahal seharusnya tuas tersebut harus lebih dekat ke sisi pengemudi.

Visual panel meter cluster kami nilai cukup atraktif dan informatif untuk dilihat. Komposisi warna pada sinar LED yang diberikan cukup memberikan kejelasan penglihatan di siang dan malam hari. Layar Multi Information Display (MID) di bagian tengah juga cukup besar sehingga mudah dan nyaman untuk dipantau.

Material busa jok terbilang cukup tebal dan mampu menyanggah tubuh dengan baik dalam perjalanan. saat melintasi jalanan bergelombang pun ketebalan busa tersebut masih memiliki performa yang baik meredam guncangan ke tubuh. Sehingga perjalanan jadi tak lekas lelah.

Jangan berharap mobil ini bisa langsung melesat kencang lepas pedal throttle dibejak, terlebih bagi Anda penggila kecepatan. Pasalnya mesin berkode M15A DOHC VVT dengan kapasitas 1.491 cc ini hanya memiliki tenaga sebesar 107 dk di 6.000 rpm dan torsi puncak 138 Nm pada 4.400 rpm.

Namun sumber tenaga yang tertanam dibalik moncong S-Cross ini mampu memberikan tingkat efisiensi bahan bakar yang sangat luar biasa. Di dalam kota dengan kecepatan rata-rata menempuh 22 Km/jam, ia menghabiskan satu liter bahan bakar untuk menempuh jarak 15,3 Km. Di jalan tol dengan kecepatan rata-rata mencapai 90 Km/jam, perlu 19,6 Km untuk menghabiskan satu liter bahan bakar RON 92 di tanki.

Bicara soal terbatasnya tenaga mesin, berbanding terbalik dengan karakter pengendalian yang ada pada S-Cross. Saat dibesut hingga kecepatan 80 Km/jam, akurasi pergerakan mobil masih terjaga baik saat diajak menekuk hampir 90 derajat pada ruas tol dalam kota saat kami menguji mobil ini.

Tentunya dengan mempertimbangkan faktor keselamatan berkendara seperti sepinya jalur yang akan dilintasi srta tekanan ban yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

Bagi kami cara terbaik untuk menikmati S-Cross adalah dengan membawanya pergi ke daerah pegunungan – kebun teh misalnya- untuk menikmati udara yang sejuk. Hiraukan kontur jalanan berbatuan ringan yang akan membentur bagian kolong, karena crossover ini memiliki ground clearance 170 mm dengan aplikasi lingkar roda 205/60 R16.

Bagi kebanyakan masyarakat pemburu mobil baru di Indonesia, harga jual yang ditawarkan sungguh menarik. Harga yang ‘murah’ tentu relatif. Namun jika dibandingkan dengan fitur dan kenyamanan berkendara yang didapat, jelas akan melebihi ekspektasi konsumen.