Selain meluncurkan New Honda City dan New Honda Odyssey, Kamis (16/3) kemarin, PT Honda Prospect Motor (HPM) juga memperkenalkan pimpinan barunya di level tertinggi di Indonesia. Jabatan Presiden Direktur yang sebelumnya dipegang oleh Tomoki Uchida sejak 2011, kini resmi digantikan Takehiro Watanabe.

Bersama Uchida, Honda di Indonesia diakui perkembangan dan pertumbuhannya, mulai dari volume penjualan, fasilitas produksi, hingga perluasan diler di seluruh Indonesia. Saat ini, Honda juga berhasil memposisikan dirinya sebagai mobil terlaris kedua dibawah Toyota di Indonesia.

Dalam pidato terakhirnya, Uchida San menyampaikan, pencapaian ini tidak lepas dari berbagai dukungan. Namun yang lebih penting adalah kepercayaan konsumen dan masyarakat Indonesia terhadap produk Honda.

Watanabe juga bukanlah orang baru di Honda. Dirinya telah 26 tahun menjalani karir bersama pabrikan berlambang H tersebut.

“Saya sudah bekerja di Honda sejak 1991 dimulai dari bagian logistik, produksi, penjualan, operasi luar negeri, pengembangan produk dan akhirnya saya ditugaskan di Meksiko dan Amerika Serikat,” ujar pria kelahiran Tokyo, 23 September 1965.

Lebih lanjut Watanabe mengungkapkan, Indonesia merupakan negara yang penting bagi Honda, sebagai pasar terbesar di Asia Tenggara dan juga salah satu yang paling potensial di dunia dalam hal industri otomotif.

Menggantikan tugas Uchida merupakan tugas yang cukup menantang bagi Watanabe. Pasalnya selama enam tahun, Tomoki Uchida telah mencetak keberhasilan besar yang sangat signifikan bagi Honda.