Upaya Daniel Ricciardo memenangi GP Azerbaijan di Sirkuit Baku City, Minggu (25/6) menuai banyak pujian. Pembalap berusia 27 tahun tersebut menjalani balapan dengan sangat femomenal dimana pembesut jet darat tim Red Bull Racing tersebut mengawalinya dari posisi 10.

Kemenangan yang menjadi prestasi kelimanya di ajang Formula 1 (F1) ini tak lepas dari drama insiden yang terjadi sepanjang balapan. Ia memanfaatkan kejadian-kejadian tersebut untuk melesat kedepan sehingga pembalap berkebangsaan Australia tersebut sempat menorehkan rekor tercepat di Sirkuit Baku City.

“Tadi sungguh gila. Apakah saya mengira tadi bakal menang? Tentu tidak. Tapi saya merasa punya peluang naik podium menyusul insiden yang melibatkan Lewis Hamilton dan Sebastian Vettel,” ungkap Ricciardo, seperti dikutip dari Fox Sports.

Dengan berakhirnya GP Azerbaijan di Sirkuit Baku City, Ricciardo berhasil menaiki podium tertinggi dengan mengalahkan Valtteri Bottas dari tim Mercedes-AMG Petronas dan Lance Stroll pembalap muda berusia 18 tahun dari tim Williams Martini Racing.