Sudah dari sananya, sebuah Sport Utility Vehicle (SUV) ditakdirkan sebagai kendaraan dengan kapabilitas ganda di dua medan, on road atau off road. Kendaraan semacam itu, biasanya memiliki karakteristik berkendara yang kasar demi menjaga ketangguhannya dan stabilitasnya saat di jalan rusak.

Namun Land Rover sebagai produsen mobil yang piawai dalam menciptakan kendaraan berpenggerak 4 roda, paham betul keinginan orang-orang zaman sekarang yang sangat mengedepankan kenyamanan berkendara dalam memilih mobil. Lewat Range Rover, pabrikan Britania yang bermarkas di kota Solihull, Inggris tersebut memperkenalkan sebuah konsep SUV berlabel Land Rover LRX pada 1 Maret 2008 lalu.

Konsep inilah yang menjadi cikal bakal lahirnya SUV kompak bergaya modern yang kini kita kenal sebagai Range Rover Evoque. Diproduksi sejak Juli 2011, setahun kemudian SUV kompak ini langsung booming hampir di seluruh dunia.

Berbekal kemampuan Land Rover yang terbiasa membuat mobil segala medan dan balutan modernisasi kemewahan aristokrat khas Range Rover, kehadiran Evoque mendapat sambutan yang antusias di berbagai belahan benua. Hingga akhirnya mobil yang memiliki kode identitas lahir L538 ini mendapatkan sedikit sentuhan guna meremajakan penampilannya medio 2014 lalu.

Menurut sebuah data, hingga 2016 lalu sejumlah 602.044 SUV kompak nan mewah ini laku di pasaran termasuk Indonesia. Sejumlah artis papan atas mancanegara dan tanah air, tercatat pernah memiliki mobil yang mampu meningkatkan strata sosial pemiliknya di mata masyarakat.

Di Indonesia sendiri, populasi mobil ini terbilang banyak. Sebagian konsumen tentu ada yang beranggapan mobil ini keren karena terlihat futuristik. Sebagian lagi mungkin sudah bosan dengan kehadiran SUV kompak premium dari merek lain yang praktis tak begitu banyak mengalami ubahan pada varian terbarunya.

Beberapa waktu lalu kami berkesempatan menguji sebuah Range Rover Evoque Si4 bertipe SE Plus yang merupakan dasar dari seluruh tipe personalisasi Evoque yang dijual oleh Jaguar Land Rover (JLR) Indonesia. Mobil ini pertama kali diluncurkan di Indonesia pada Maret 2016 lalu, di sebuah pusat perbelanjaan premium di Jakarta.

Hanya ada satu opsi sumber tenaga untuk pasar Indonesia. Yakni berbahan bakar bensin 2.0 liter Si4 Turbocharger bertenaga 237 dk dengan torsi maksimal 340 Nm. Jika pedal gas Anda benamkan, sentakan tenaganya masih mampu membuat tubuh Anda tersandar di jok semi-bucket elektriknya.

Mesin ini dikawinkan dengan transmisi otomatik komposisi baru  9-percepatan lansiran ZF. Selain mampu menjaga akurasi tenaga di setiap putaran mesinnya, sistem transmisi dengan banyak tingkat percepatan ini juga mampu menjaga efisiensi bahan bakar saat berada di kecepatan rendah.

Karakter sebuah SUV yang gagah di sisi luar, sontak sirna jika sudah berada di dalam kabin Evoque. Balutan kulit oxford di lingkar setir, terasa nyaman dalam genggaman tangan. Dalam lingkar kemudi palang tiga ini, terdapat switch multi control yang dapat mengakses beberapa fitur dari Evoque. Seperti Headunit, menjawab panggilan telepon, Cruise Control, menu Multi Information Display hingga Paddle Shift di balik setir.

Mobil ini benar-benar menawarkan kemewahan paripurna di dalam kabinnya. Lapisan jok kulit yang dapat di personalisasikan warnanya sesuai keinginan Anda, Illumination and Ambient Lights yang dapat diubah sesuai mood berkendara serta pilihan kombinasi warna tritone color interior yang memadukan silver, hitam dan warna senada pada interior.

Gerry McGovern juga memiliki selera yang tinggi dalam meracik kabin Evoque. Bayangkan, tanpa mengubah posisi duduk, Anda dengan mudah dapat menjangkau seluruh bagian di konsol tengah dari Evoque. Mulai dari mengakses layar sentuh 8 inci Headunit pintar bersistem navigasi, mengatur suhu udara kabin, memutar kenop transmisi hingga menyeleksi tombol Terrain Response yang menawarkan assist untuk berkendara empat roda di empat medan (Grass, Gravel and Snow, Mud and Ruts serta Sands).

Sempat terbesit di pikiran kami, seandainya ada seorang wanita yang duduk dibalik kemudi Evoque dan harus menghadapi sebuah medan berat di perjalanannya, yang ia harus lakukan adalah cukup mengatur selektor mode gerak empat rodanya kemudian tinggal mainkan kemudi beserta pedal gas dan remnya. Niscaya dengan mudah  wanita tersebut dapat membebaskan dirinya dari jebakan medan jalan licin.

Evoque merupakan mobil yang pintar. Tak perlu skill mengemudi off road sekelas Yuma Wiranatakusumah ataupun Syamsir Alam yang harus piawai mengatur torsi mesin dan lingkar kemudi untuk membawa Evoque bermain off road ringan.

Namun bisa dipastikan, hampir seluruh konsumen Evoque rasanya tak tega menyiksanya di jalanan berlumpur semacam itu. Sudah banderol harga mobil ini termurah mulai dari Rp 1,360 miliar, rasanya pemilik Evoque enggan bila eksteriornya yang gagah dan dinamis ternoda oleh cipratan lumpur dengan disengaja. Apalagi jika tanah berlumpur tersebut hinggap di kabin.

Mobil ini memiliki pesona yang luar biasa. Kalau tak percaya, bandingkanlah bagaimana petugas parkir valet, keamanan  lobby Mall dan hotel berbintang menyambut Anda begitu turun dari Evoque ketimbang mobil lain setipe dari Jerman.

Ada cara lain menikmati pesona Evoque. Jika sedang melewati lobby sebuah gedung berkaca, lihat bagaimana cermin memantulkan garis-garis tajam dan komposisi dinamis dari sebuah Evoque. Percayalah, hal tersebut akan menjadi salah satu daftar narsis favorit Anda.

Pesona luar kabin, setara dengan kenikmatan yang ditawarkan saat berada di kabin Evoque. Kami yang tadinya merupakan sosok pria supercuek berpenampilan apa adanya, saat bersama pasangan mengendarai Evoque seluruh kepribadian tersebut berubah menjadi lebih romantis.

Bagaimana tidak, kaca panoramic ekstra lebar yang tersedia di bagian atap Evoque menyokong hasrat untuk menikmati malam dibawah tebaran bintang di langit. Apalagi ditambah lantunan Fields of Gold dari Sting yang diputar dari sistem tata suara premium berjumlah 11 speaker buatan Meridian, Inggris, malam itu akan terasa lebih indah.

Dalam kondisi standar, Range Rover Evoque Si4 SE Plus dilengkapi dengan pelek palang tujuh 706 Style 18 inci berfinishing Sparkling Silver. Masih ada opsi pelek lain hingga berdiameter 22 inci dari daftar personalisasi yang akan ditawarkan JLR Indonesia kepada konsumen.

Bagi kami, Evoque bukan hanya sebuah mobil SUV bergaya modern yang sudah meninggalkan karakteristik leader frame yang kaku. Dengan segala kecanggihan yang tertanam didalamnya, mobil ini mampu membawa pengendaranya kemana saja dan kapan saja sesuka hati, sepaket dengan seluruh pesona yang ada.