Hampir 20 tahun yang lalu, BMW melahirkan sebuah konsep Sports Activity Vehicle (SAV) yang dikembangkan dari model sebuah Sports Utility Vehicle (SUV) yang diberi nama X5. Kehadiran BMW X5 menjadi pelopor dari kelahiran BMW seri X hingga saat ini.

Tak disangka memang, dari empat generasi BMW X5 yang telah dirilis, kini populasinya mencapai 2,1 juta unit di seluruh dunia. Mobil ini laku keras berkat model yang modern, kapabilitas yang mumpuni untuk negara empat musim, performa dan gaya berkendara yang menyenangkan.

Menurut Ramesh Divyanathan, Presiden Direktur BMW Indonesia, BMW X5 menjadi langkah awal BMW dalam menciptakan seri X untuk di masing-masing segmen. Bisa dibilang BMW X5 saat itu hadir di masa yang tepat tatkala konsumen mulai beralih ke mobil-mobil besar tapi punya cukup kemewahan.

“Pada perjalananya, kami mencatat generasi pertama BMW X5 terjual sebanyak 620.00 unit, generasi kedua sebanyak 730.000 unit dan generasi ketiga terjual lebih dari 760.000 di seluruh dunia. Fakta bahwa BMW X5 telah terjual sebanyak  2,1 juta lebih merupakan sebuah hal yang penting bagi BMW,“ tambah Ramesh.

Memang harganya tak bisa dibilang murah. BMW X5 terbaru varian xDrive40i xLine dibanderol Rp 1,489 miliar (Off the road) Jakarta meski ini adalah racikan lokal di fasilitas perakitan BMW – Gaya Motor Sunter. Namun pada kenyataannya, SUV seharga perumahan cluster dua lantai di BSD ini punya segudang fitur dan kemampuan yang dimilikinya untuk konsumen.