Februari adalah bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh semua insan yang sedang jatuh cinta. Tidak terkecuali kami, yang terus menyediakan asupan-asupan informasi tentang tempat-tempat asik untuk berkencan. Namun pastinya kami juga tidak bisa menutup mata kepada mereka semua yang masih sendiri di luar sana. Apa sih yang asik untuk dilakukan untuk melewatkan tanggal 14 Februari meskipun sendiri?

Tidak ada yang lebih baik dari sekumpulan aksi dan raungan motor ataupun decitan rem mobil untuk melewatkan sebuah malam. Yups, selain berkumpul bersama teman-teman, menonton film yang asik bisa menjadi hiburan tersendiri untuk mengabiskan sabtu malam yang panjang. So berikut ini adalah 5 film aksi terbaik versi TheGaspolCom untuk ditonton pada saat hari Valentine. Kami sih tidak melarang kalian yang berpasangan untuk mencomot salah satu dari daftar ini tetapi pastikan saja bila pasangan anda kuat untuk beberapa aksi yang menguras adrenalin dari film-film di bawah ini. Check this out!

mad-max-1979

Mad Max (1979)
Fifi: They say people don’t believe in heroes anymore. Well damn them! You and me, Max, we’re gonna give them back their heroes!
Max: Ah, Fif. Do you really expect me to go for that crap?
Fifi: You gotta admit I sounded good there for a minute, huh?
Yups, untuk masa-masa lawless seperti yang ditawarkan dalam setting Mad Max, tidak ada yang lebih baik daripada sebuah pahlawan untuk melawan kejahatan yang beredar di jalan. Tindak kriminal merajalela mengharuskan Max (Mel Gibson) untuk sesekali bertindak  melawan pejahat. Tetapi naas, sang bos geng motor tidak terima dan membalasnya dengan menewaskan orang-orang yang dicintai Max. Di sinilah pemberian nama Mad berasal, Max seakan-akan jadi gila dan menginjak gas dalam-dalam di V8 Interceptornya demi menabrak para penjahat-penjahat bermotor. Sebuah film cult aksi keras dan berasap karya George Miller sebelum dia akhirnya bersenandung sembari menggarap Happy Feet satu dan dua. Enjoy the Madness, guys!

maxresdefault

Dust to Glory (2005)
Siapa yang tidak mengenal Baja 1000? Balapan paling keras di dunia itu adalah bagian dari SCORE Championship International dimana para pengendaranya dipaksa untuk melewati 1,000 km lebih bagian paling keras dari daratan Mexico dalam sekali tebas. Dust to Glory mendokumentasikan semua intrik dan dinamika yang terjadi dalam Baja 1000. Interview yang tajam, pengambilan gambar nan apik dan scoring istimewa menghasilkan sebuah dokumentasi mewah yang hampir sama ganasnya dengan Baja 1000 ini sendiri. Di sini akan didapatkan komentar-komentar langka dari selebriti-selebriti dunia balap pertama yang mencoba meraup kejayaan di tengah kerasnya hebusan debu Mexico.

Indiana Jones
Indiana Jones and The Last Crusade (1989)
Instalasi ke-3 dari francise populer garapan duo Spielberg/Lucas ini dirasa cocok untuk menghabiskan malam yang panjang di tanggal 14. Petualangan sang arkeolog tenar, Indiana Jones (Harrison Ford) dalam memenuhi harapan sang klien menemukan Holy Grail ternyata membawanya ke masalah yang jauh lebih rumit, termasuk dalam menemukan ayahnya yang hilang, Dr. Henry Ford (Sean Connery) dan pertikaiannya dengan pasukan Nazi Hitler. Aksi kebut-kebutan dan kejar-kejaran dengan pasukan Nazis di atas motor bak setelah keluar dari kastil Brunwald adalah bagian yang tidak boleh dilewatkan bagi para pecinta motor klasik!

tron_legacy-2

Tron Legacy (2010)
Setelah lelah bertualang di realita, mengapa tidak sesekali mencoba masuk ke dunia digital? Sam (Garrett Hedlund), putra dari pengembang video game ternama Kevin Flynn (Jeff Bridges) dihantui oleh hilangnya ayahnya dari dunia nyata. Tidak lama kemudian, dia ditarik ke dunia siber dimana ayahnya terperangkap di dalamnya selama 20 tahun. Dibantu oleh Quorra (Olivia Wilde), Sam mencoba untuk menghentikan kegilaan yang ada dunia siber dengan motor cahaya miliknya, Light Cycles. Kalau boleh dibilang, motor inilah yang lebih diingat daripada filmnya sendiri, hehehe..

EASYRIDER-SPTI-14.tif

Easy Rider (1969)
Ya, daftar kita di bulan Valentine ditutup dengan film motor paling legendaris sepanjang sejarah Amerika. Easy Rider yang disutradari oleh Dennis Hopper menampilkan dirinya sendiri dan sang produser, Peter Fonda dalam sebuah petualangan bermotor dari L.A ke New Orleans demi mencari Amerika. Ya, tidak seperti judulnya, tema yang diambil cukup dalam dengan menceritakan bagaimana keadaan Amerika di era 60’an yang sanggup menampilkan naik turunnya gerakan Hippie, penggunaan obat-obata dan gaya hidup komunal . Akankah mereka sanggup menemukan Amerika yang mereka cari?  Diiringi oleh soundtrack pilihan yang sudah tidak asing di telinga, film ini langsung menyabet penghargaan Cannes Film Festival pada tahun 1969 dalam kategori First Film Award. Born to be Wild, baby!