tabrakan

Jalan raya belakangan mulai bertransformasi menjadi pembunuh nomor satu di dunia. Di Indonesia saja, berdasarkan data kepolisian, selama periode 2007 – 2012 ada sekitar 456.142 kecelakaan di jalan raya. Dari jumlah total tersebut 143.791 orang meninggal dunia dan 796.647 mengalami luka-luka. Sementara pada 2013, sebanyak 23.385 orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas.

Maka rasanya wajar saja jika semua orang saat ini mengalami dystychiphobia alias takut akan kecelakaan. Mengingat pesatnya pertumbuhan jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan pertambahan ruas jalan. Ditambah lagi dengan mulai pudarnya kesadaran pengguna jalan akan pentingnya keselamatan. Pengendara kini sudah tidak ragu lagi menerobos lampu merah, tidak mengindahkan marka jalan dan bahkan tidak sedikit yang merasa benar walau sudah melawan arah.

Jadi, untuk mengingatkan kembali akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, kesadaran berkendara serta saling menghormati sesama pengguna jalan agar tetap selamat sampai tujuan, kami akan menyajikan beberapa kecelakaan yang melibatkan kendaraan paling banyak yang pernah terjadi di berbagai belahan dunia.

Interstate 10, Alabama, AS

Senin (20/3) 19 tahun yang lalu mungkin menjadi momen paling mengerikan untuk pengguna jalan bebas hambatan Interstate 10 di Alabama, AS. Sekitar 200 kendaraan terlibat dalam sebuah insiden yang mengakibatkan 1 orang tewas dan 90 lainnya cidera. Kecelakaan tersebut diakibatkan oleh tebalnya kabut yang datang dari Mobile Bay.

E17 Motorway, Nazareth, Belgia

Kabut juga menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan tragis yang juga melibatkan 200 kendaraan di E17 Motorway, Nazareth, Belgia 27 Februari 1996. Insiden dimaksud merenggut nyawa 10 orang dan mengakibatkan 80 orang luka-luka. Sebagian besar korban tewas akibat terjebak dalam kobaran api di dalam kendaraannya lepas bertabrakan dengan kendaraan lain.

Autobahn A2, Lower Saxony, Jerman

Jalan bebas hambatan di Jerman memang terkenal sebagai salah satu jalan yang unik lantaran memiliki area unlimited speed. Di sini pengendara bebas memacu kendaraannya. Bahkan hanya beberapa bagian jalan saja yang memiliki batasan kecepatan 130 km/jam. Maka tak heran jika perpaduan antara kecepatan tinggi dengan jalan yang licin akibat siraman hujan berimbas pada kecelakaan. Seperti yang terjadi pada 19 Juli 2009. Akibat pandangan terhalan curah hujan yang cukup deras maka 259 mobil terpaksa bertabrakan dan menyebabkan 66 orang cidera dan 10 orang lainnya dalam kondisi kritis. Pihak berwenang mengestimasi total kerugian mencapai 1,5 juta Euro.

Interstate 710, California, AS

Sekitar 216 kendaraan bertabrakan di Interstate 710 di Los Angeles, California, AS. Insiden yang terjadi pada 3 November 2002 diakibatkan oleh kabut tebal dan menyebabkan 41 orang cidera. “Kabut begitu tebal dan yang bisa Anda lihat hanyalah horizon. Anda bisa mendengar suara tabrakan dan decit ban, Anda bahkan bisa merasakan mobil tetap bergerak dan melihat mobil lain yang menabrak mobil Anda,” jelas Rob Zeigler, salah seorang saksi mata.

Rodovia dos Imigrantes, Sao Paolo, Brazil

300 kendaraan bertabrakan dan berhamburan sepanjang 2 km di Rodovia dos Imigrantes dari garis pantai menuju kota Sao Paolo 15 September 2011. Kecelakaan yang mengakibatkan 1 orang meninggal dunia dan 49 lainnya luka-luka ini disebabkan oleh angin kencang, visibilitas rendah serta kabut tebal. Jalan raya ini dilewati oleh sekitar 80 ribu kendaraan setiap hari.