Buat sebagian orang, berkendara bukan cuma sekedar duduk di belakang kemudi untuk menempuh jarak tertentu. Tapi juga sebagai pencurahan hasratnya akan kecepatan dan kecekatan. Berikut ini, lima teknik dasar berkendara yang bisa mendongkrak kesenangan tersebut, seperti disiarkan situs online car culture Road and Track.

Temukan Racing Line Tercepat

“Umumnya, racing line tercepat adalah garis paling lurus,” kata Tommy Milner Corvette Factory Driver. Tiap tikungan memang punya karakteristik berbeda, misalnya menanjak, bumpy, atau menurun. Tapi yang jelas, untuk menjadi yang lebih cepat di antara pengemudi lainnya di tikungan adalah dengan mengambil garis paling lurus.

 

Selalu Injak Apex

Teori dasar saat melewati tikungan sangatlah sederhana, yaitu selalu lintasi apex tikungan tersebut. Tapi, tantangan akan lebih besar pada tikungan yang lebih rumit dengan beberapa apex. Serta, ujian juga datang dari kesabaran pembalap untuk memasuki tikungan.

Pelajari Heel-Toe Shifting

Atau lengkapnya biasa disebut heel-and-toe-double-clutch ialah teknik downshifting lebih dari satu gir, sekaligus memanfaatkannya sebagai rem dengan tetap mempertahankan putaran mesin. Yang perlu diperhatikan sebelum melatihnya ; pastikan kaki mampu menjangkau rem dan gas pada saat bersamaan dan penggunaan grip yang mumpuni pada pedal.

Late Braking

Tak selamanya pengereman yang tertunda berujung pada bencana. Apalagi kalau cara ini memang menjadi strategi yang telah dimatangkan dengan pemahaman mengenai lintasan. “Pengereman pada jalur lurus adalah yang paling ideal tapi itu bisa dengan cepat menghabiskan rear end mobil,” ujar Graham Rahal, IndyCar Driver. “Tapi teknik late braking juga bisa berguna untuk mengatur arah mobil saat di tikungan,” lanjutnya.

Kendalikan Under dan Overstreer

Idealnya, keempat roda mobil menahan beban yang sama. Tapi, pada kondisi tertentu, misalnya setelah mengerem roda depan menahan beban lebih besar dan mobil berpotensi mengalami oversteer. Untuk mengendalikannya, Don Harple, Chief Instructor, AMG Driving Academy menjelaskan ada tiga tahap yang bisa dilakukan untuk meresponnya ; correct, pause, recover.