Lebih dari 10.000 kemenangan, 10 rekor dunia dan 133 gelar terbaik di berbagai kancah internasional merupakan catatan sejarah yang ditorehkan dengan tinta emas oleh Abarth & C. S.p.A di ranah olahraga bermotor. Prestasi gemilang yang diraih dengan perjuangan penuh cucuran keringat para punggawa produsen mobil dan mobil balap asal Bologna, Italia ini.

Abarth Fiat 4

Kesuksesan Abarth tidak lepas dari tangan dingin sang pendiri, Karl Alberto Abarth atau yang akrab disapa Carlo Abarth. Pengalaman pria berzodiak Scorpio tersebut di dunia balap serta bakatnya yang luar biasa di bidang seni gambar menjadi pondasi dibentuknya perusahaan yang kini bermarkas di Turin ini. Dengan menggandeng Armando Scagliarini di Turin pada 31 Maret 1949. Carlo membentuk Abarth & C dan mengadopsi logo perusahaan sama seperti lambang zodiaknya, Scorpio.

abarth fiat 1

Tujuan awal berdirinya perusahaan ini adalah untuk memproduksi mobil, komponen untuk mobil balap hingga menjual bahan bakar khusus balap. Dan untuk mengumpulkan modal guna memproduksi tuning kit, Abarth memutuskan untuk mengembangkan hi-perf exhaust system khusus untuk balap. Hasilnya di luar dugaan. Exhaust system berkelir matte black dengan laras berlapis chrome yang dibandrol 5,950 lire tersebut laris di pasaran. Dengan lebih dari 40 pegawai, di 1950 Abarth mampu menjual lebih dari 4.500 exhaust system.

Abarth Fiat

Melonjaknya angka ini selain berkat suplainya ke Ferrari GT, Fiat, Lancia dan Simca, tentu saja tidak lepas dari kesuksesan Abarth di berbagai ajang motorsport. Mulai dari balap hillclimb hingga balap sirkuit. Di kelas 850cc hingga 2000cc, mobil-mobil buatan mereka sanggup mengatasi gempuran dari produsen-produsen besar. Sebut saja Porsche dengan 904nya atau Ferrari yang menggadang Dino.

Abarth Fiat 3

Gemilangnya kiprah Abarth di balap serta suksesnya penjualan exhaust system membuat perusahaan ini mulai dilirik banyak pabrikan besar serta investor. Tak heran jika di 1958 Franklin D. Roosevelt, Jr., putra dari Presiden AS terbang ke Italia dan menandatangani kontrak kerjasama untuk memasarkan produk dan mobil produksi Abarth di Negara Paman Sam.

Abarth Fiat 2

1958 juga menjadi tahun bersejarah bagi Abarth, Pasalnya, di tahun tersebut Fiat 500 diluncurkan. Dengan jeli, Carlo Abarth melihat peluang ini. Dia meracik Fiat 500 menjadi lebih kencang. Mulai dari mengganti karburator standar dengan Weber 26 IMB, mendongkrak rasio kompresi, mengoptimalkan pasokan bahan bakar hingga mengganti seluruh saluran pembuangan. Hasilnya luar biasa. Selain meningkatnya pengendalian, tenaga yang dihasilkan lumbung pacu 479cc bawaannya juga naik dari 13 menjadi 26 hp.

Abarth Fiat 5

Ide dan inovasi yang diterapkan oleh teknisi Abarth tidak percuma. Dalam 7 hari dan 7 malam, Fiat 500 Abarth melahap total jarak 18.186 km dengan kecepatan rata-rata 108 km/jam dan mematahkan enam rekor internasional. Ini menjadi sebuah bukti bahwa mobil komuter mungil bisa digunakan sebagai pacuan yang kencang, bertenaga dan reliable. Hingga akhirnya muncul jargon, “small but wicked.”

Abarth Fiat 8

Medio 60-an merupakan era emas si kalajengking. Nama Abarth mulai populer sebagai padanan kata untuk kecepatan, performa dan modifikasi. Salah satu contohnya lewat Fiat 600D 767cc yang dilansir di 1960. Tangan jahil Carlo mulai bermain dengan mendongkrak kapasitas mesin menjadi 847cc dengan peningkatan tenaga hingga 57 bhp. Torsinya juga naik hingga 68,6 Nm. Mau tahu kecepatan puncaknya? “Hanya” 137 km/jam. Atau sama dengan top speed sedan bertubuh dua kali lebih besar.

Abarth Fiat 850 TC

Model bernama Abarth 850 TC (Turismo Competizione) ini menuai sukses di ajang balap dengan menjadi kampiun balap ketahanan 24 jam di Le Mans (1961), jawara European Touring Car Challenge di 1965, 1966 dan 1967, nomor satu di balap 500km Nurburgring (1963) hingga World Championship Race 1962 di Circuito del Garda. Di era ini kepiawaian Carlo Abarth juga dibuktikan lewat prestasi yang diraih oleh model lain. Seperti Fiat Abarth 1300 OT, Fiat Abarth 1000 SP dan Fiat Abarth 2000 Sport Spider.

Abarth Fiat 124 Rally group 4

Besarnya biaya yang dibutuhkan untuk menjaga reputasi merk Abarth mengorbankan banyak hal. Pasalnya, manajemen Abarth saat itu lebih fokus pada prestasi yang diraih di dunia balap, bukan keuntungan. Salah satu solusi untuk itu adalah bergabungnya Abarth dengan Fiat di Agustus 1971. Fiat sendiri mengaukisisi Abarth untuk mengurusi mobil-mobil yang akan dipakai di ajang reli.

Abarth Fiat ah die lagi

Seperti sudah diduga, hasilnya sangat memuaskan. Lewat Fiat 124 Abarth Rally, Fiat mampu menduduki posisi kedua di ajang reli dunia 1973, 1974 dan 1975. Sementara di Reli Portugal 1974, model ini berada di urutan tiga teratas. Sementara Fiat 131 Abarth Rally menjadi kampiun Elba Island Rally dan 1000 Lakes Rally di Finlandia di 1976. Hingga akhir kiprahnya di 1980, Fiat 131 Abarth Rally berhasil meraih tiga gelar juara dunia konstruktor.

Abarth Fiat 130 TC

Duniaberduka lepas ditinggal Carlo Abarth yang meninggal di 23 Oktober 1979 pada usianya yang ke 71. Pria ini meninggalkan warisan berupa 10 rekor dunia, 133 rekor internasional dan 10.000 kemenangan di dunia balap. Maka tak heran jika di era 80-an, brand Abarth mulai meredup kendati sempat menghadirkan Fiat Strada Abarth 130 TC.

Abarth Fiat GRande Punto

Hingga akhirnya Fiat melahirkan kembali brand Abarth & C. S.p.a 27 tahun kemudian. Dengan kendali penuh Fiat S.p.A, Abarth kembali hadir di 1 Februari 2007 dan memproduksi mobil penumpang serta kendaraan niaga. Model pertama yang hadir adalah Abarth Grande Punto dan Abarth Grande Punto S2000. Fasilitas produksinya dipindah ke komplek Mirafiori di Turin yang lebih dikenal sebagai Officine 83.

Abarth Competizione b

Di dalam bangunan seluas 23.000m2 yang dikembangkan selama delapan bulan ini bermukim divisi motorsport, design, manufacturing dan Abarth Racing Team. Abarth kini memproduksi Abarth 500 Custom, 595 Turismo, 595 Competizione, 500 Custom, 595 C Turismo, 595 C Competizione, dan 695 Biposto. Pabrikan yang mempekerjakan lebih dari 100 karyawan ini juga membuat beberapa edisi khusus. Seperti Abarth 595 50th Anniversarry, 695 Edizione Maserati, Punto Scorpione, Cabrio Italia, 695 Tributo Ferrari, Assetto Corse, Zerocento, dan Opening Edition.