Air Conditioner (AC) merupakan salah satu peranti vital yang mendukung kenyamanan berkendara. Terlebih bagi pengguna mobil di iklim tropis seperti Indonesia, kehadiran penyejuk udara kabin ini dirasa amat perlu agar penumpang di dalam kabin tidak ‘kegerahan’.

Sering terjadi, bagi mobil-mobil yang sudah berusia lebih dari lima tahun, kinerja penyejuk udara kurang optimal dan tidak mampu mengakomodir keinginan pengendara. Mengapa demikian?

Rayizal Yamin dari Bambang AC Tebet menyebutkan penyejuk udara yang mulai menunjukan penurunan kemampuannya mendinginkan kabin merupakan indikasi sistem AC harus dilakukan perawatan. Perawatan disini dalam artian pembersihan seluruh sistem internal penyejuk udara mulai dari kompresor hingga terakhir blower, bukan perbaikan terkecuali ada kerusakan atau kebocoran freon.

Lebih lanjut, pria yang akrab dipanggil Ray ini menuturkan ada tiga ciri utama saat sistem AC sudah harus memasuki masa perawatan. Suhu temperatur udara dingin yang mulai menurun, embusan blower yang mengecil dan timbul bau kurang sedap saat AC baru dinyalakan dari outletnya.

“Seiring pemakaian, ketiga tanda diatas timbul akibat debu pada bagian kabin yang terisap oleh sirkulasi sistem AC. Debu tersebut mengendap pada bagian evaporator dan blower sehingga mengurangi kinerja evaporator mengabutkan cairan freon jadi udara dingin dan mengurangi kemampuan putaran blower,” jelas Ray.

Pria yang sejak 1995 menangani perawatan dan perbaikan AC ini menerangkan perawatan yang dimaksud adalah penggantian oli kompresor, pembersihan jalur atau pipa AC dari ruang mesin hingga kabin, pencucian evaporator dan motor blower serta penggantian cairan freon AC. Dengan seluruh perlakuan tersebut, kinerja penyejuk udara akan mampu kembali mampu mendinginkan kabin dengan optimal.

Soal biaya, terbilang cukup terjangkau. Gerai yang beralamatkan di Jl. Tebet Barat No.44 Jakarta Selatan ini membanderol jasa perawatan AC tersebut mulai dari Rp 400 ribu hingga Rp 800 ribu untuk tiap mobil. Tergantung dari sistem AC model single blower ataupun double blower.

Kendati demikian Ray menambahkan jika ingin sistem AC tetap terawat baik tanpa adanya kotoran yang melekat, sebaiknya jangan malas membersihkan kotoran pada kabin. Seperti jangan membiarkan debu yang melekat pada karpet mobil hingga berhari-hari, lakukan sedot debu pada seluruh bagian kabin secara rutin dan jangan terlalu sering berkendara dengan membuka jendela.

Dengan demikian sistem penyejuk udara akan selalu terjaga dari kotoran-kotoran dan tetap mampu mendinginkan kabin secara optimal.