Kesuksesan dalam berbinis tak melulu harus dicerminkan lewat fasilitas hidup yang serba mewah. Bagi sebagian orang yang menjalani prinsip hidup sederhana, hidup bermewah-mewahan adalah sebuah hal yang sia-sia.

Seperti yang dilakoni oleh Ingvar Kamprad, orang penting dibalik berdirinya IKEA di Swedia ini tak suka jika terlalu banyak menghabiskan uang untuk sebuah hal yang tak berguna. Selama lebih dari dua dekade, ia masih terus setia dengan tunggangan lawas Volvo 245 GL lansiran 1993.

Estate buatan Swedia yang dibelinya dalam kondisi baru saat itu, dijual seharga US$ 22.000 atau setara kisaran Rp 46 juta (kurs saat itu). Volvo tersebut masih ia gunakan hingga saat ini lantaran terbilang aman dan nyaman, meskipun harus menggunakan jasa sopir mengingat usianya yang telah mencapai 91 tahun.

Profit besar hasil berbisnis ritel perabot rumah tangga sejak 1943 silam yang telah mendunia, tak lantas membuatnya tertarik dengan mobil-mobil mewah keluaran terkini. Ingvar pun masih tinggal di sebuah bungalow sederhana bersama keluarganya hingga saat ini.