Kondisi ekonomi Indonesia setidaknya tidak akan terlalu tumbuh dalam beberapa waktu ke depan, diriingi dengan menurunnya daya beli masyarakat. Bahkan Adira Finance memperkirakan bila Ramadhan tahun ini tidak semeriah dulu, dimana dapat dilihat dari kondisi langsung di masyarakat.

“Beberapa dari teman saya di perusahaan customer goods pun mengakui, bila Lebaran ini penjualan tidak menjadi lebih baik. Ini saja yang kebutuhan primer, coba bayangkan yang kebutuhan sekunder atau tertier,” jelas Niko Kurniawan, Deputy Director – Head of Retail Car Adira Finance di Thamrin, Jakarta pada Senin (6/7).

Untungnya Adira Finance tidak menyerah begitu saja. Perusahaan pembiayaan tersebut tetap bekerja keras dan terus menggenjot kinerja marketing kendaraan roda empat. Bahkan Adira Finance melaporkan bila terjadi kenaikan di penjualan mobil bekas.

Setidaknya terjadi kenaikan secara 4% dibandingkan dengan bulan sebelumnya menjelang bulan Ramadhan, diiringi dengan pertumbuhan finansial sebesar 2%. Bahkan Niko berani percaya bila pertumbuhan tersebut akan semakin baik dikarenakan faktor mudik.

“Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh rahmat. Biasanya penjualan mobil akan menjelang mudik lebaran sebesar 10 – 15% jika dibandingkan dengan bulan-bulan biasa,” beber Niko.

Untuk mendukung hal tersebut, Adira Finance telah menyiapkan serangkaian kemudahan bagi mereka yang ingin mengambil kredit. Salah satunya adalah kecepatan proses dan keamanan dokumen kendaraan dengan sistem penyimpanan modern. “Kami akan langsung meyerahkan BPKB begitu saja setelah konsumen melunasi cicilannya,” pungkas Niko.