Sebelumnya, keseharian Michael tidak begitu berwarna. Ia hanya mengonsumsi obat-obatan yang diberikan dokter dan bermain video game untuk mengusir bosan. Need for Speed adalah game kegemarannya. Michael didiagnosa Leukemia pada Agustus 2014.

Anak tujuh tahun ini sangat menggilai mobil-mobil di video game yang ia mainkan. Khususnya sportscar eksotik seperti Mclaren 650S Spider, Bentley Continental GT Convertible, dan mobil yang paling diimpikannya Bugatti Veyron. 7 April 2015 lalu mimpi bocah 7 tahun ini menjadi nyata.

Setelah yayasan Make-A-Wish bekerjasama dengan diler mobil mewah di Amerika memberi kesempatan Michael untuk berada di belakang kemudi mobil-mobil tersebut. Lewat video yang dirilis Park Place Dealership, Michael terlihat antusias memainkan kemudi mobil-mobil yang dinaiki.

Waktu yang ditunggu tiba, saat ia diajak untuk jalan-jalan dengan Bugatti seharaga 2,62 US$ tersebut. Tidak tanggung-tanggung, Michael disupiri Butch Leitzinger, seorang test driver Bugatti Amerika yang juga mantan pembalap NASCAR dan pernah turun di ajang Le Mans. Dalam video itu, Michael tidak banyak bicara. Ia hanya terlihat kagum dengan apa yang ada di hadapannya.

Make-A-Wish sendiri adalah organisasi non profit di Amerika yang punya misi memberi pengalaman spesial kepada anak-anak yang punya masalah kesehatan. Sedangkan Rob Sumner, wakil dari Park Place Dealership mengatakan bahwa program itu sejalan dengan budaya perusahaan yang selalu berupaya memberi timbal balik untuk masyarakat.