Pemberitaan yang masif mengenai pickup terbaru Mercedes-Benz terus bergulir, mulai dari dasar paltform hingga eksekusi akhir. Terakhir adalah tentang alasan mengapa Mercedes-Benz tidak melempar kendaraan niaga terbarunya ini ke pasar Amerika Serikat.

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, pickup Mercedes yang akan kelar di tahun 2016 ini dikatakan akan mendarat di sejumlah pasar potensial dunia seperti Eropa dan Australia. Sayangnya, beberapa pasar besar seperti Amerika dan Asia luput dari jangkauan. Dan inilah alasan resmi dari pabrikan:

“Kami tidak akan mengembangkan truk (baca: pickup) koboi besar untuk AS,” jelas Bos Mercedes-Benz Vans, Volker Mornhinweg, seperti dikutip dari Car.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Mornhinweg, Amerika 90 persen pasar pickupnya sudah dihuni pemain lama seperti Ford, General Motors dan Fiat Chrysler. Kurang lebih mereka telah menyumbang dua juta unit penjualan setiap bulan. Alih-alih bertempur dengan mereka di kelas pickup besar, pabrikan Jerman ini memutuskan untuk bermain di kelas pickup sedang yang kini dihuni oleh Toyota Hilux.

Sebelumnya Mercedes-Benz telah bekerja sama dengan Renault-Nissan dalam membuat sebuah pickup double-cabin empat-pintu. Pickup ini nantinya akan berukuran sedang dengan mengambil dasar Nissan NP-300 Navara terbaru namun dengan cirri khas Eropa yang menyajikan kemewahan dan kenyamanan di dalam kabin.