Pelesir ke pedesaan menempuh jarak hingga 300 km melintasi beragam kondisi jalan di atas Nissan X-Trail generasi ketiga beberapa waktu lalu sangat menghanyutkan. Walau stagnansi jalan menghadang, jalur berbatu menghalang hingga aspal mulus kami lintasi, sama-sama nyaman!

Nissan-X-Trail

 

Seperti biasa, sebelum membesut The All New X-Trail kami menelusuri lekuk tubuhnya. Memang sangat berbeda dibandingkan dengan generasi sebelumnya, tidak terkesan boxy. Headlamp baru tampil lebih elegan dengan fitur Day-time Running Light serasi dengan desain grillenya. Sedangkan buritannya mengingatkan kami akan SUV keluaran Infiniti tipe QX. Selain tampak bulat, kini X-Trail menggunakan spoiler dengan stop lamp dengan desain yang juga anyar.

Nissan-X-Trail

Menyimak tampilannya, imajinasi mundur ke belakang saat X-Trail memulai debutnya di Indonesia. Pada 2001 saat mobil ini didatangkan langsung secara utuh dari Jepang, masih belum banyak orang yang tertarik membelinya. Apalagi sudah ada Nissan Teranno yang lebih dulu masuk showroom. Dari bentuknya sendiri memang kalah macho dibandingkan saudara tuangya yang bermain di segmen SUV tersebut. Belum lagi soal harga yang cukup melambung yang membuat orang segan untuk meliriknya.

Nissan-X-Trail

 

Dari masalah harga yang mahal dan bentuknya yang terkesan kurang ‘maco’ memberikan pelajaran yang berarti bagi PT Nissan Motor Indonesia. Akhirnya, di 2003 NMI berhasil menghadirkan X-Trail versi Completely Knock Down (CKD) yang sekaligus menjadi tonggak kesuksesan X-Trail. Di tahun itu, penjualannya langsung melonjak sampai 300 unit perbulan. Sebuah pencapaian yang fantastis.

Nissan-X-Trail

Dari brand image yang telah dibangun sejak belasan tahun lalu, Nissan X-Trail generasi terbaru akhirnya menjadi SUV yang paling ditunggu. Well, penasaran dengan kabinnya? Sama seperti saya.  Sesaat setelah masuk ke dalam kabin, saya langsung fokus pada penggunaan plastik beraksen black wood yang melapisi dashboard hingga panel pintu bersanding dengan bahan kayu berkelas. Jok yang tebal ditambah pengaturan kursi otomatis yang bisa di setel maju-mundur memudahkan saya mendapatkan posisi nyaman saat berkendara.

Nissan-X-Trail

Tidak hanya mendapat pandangan yang luas kedepan saat berkendara, saya juga dibantu oleh lingkar kemudi mobil yang begitu ringan namun tetap terasa berbobot. Dua jempol saya berikan untuk kualitas handling All-New Nissan X-Trail. Pengemudi akhirnya dapat fokus untuk mengendalikan kendaraan berkat tombol di stir yang sudah dilengkapi pengaturan audio dan cruise control yang berfungsi untuk menjaga kecepatan mobil agar tetap stabil.

Nissan-X-Trail

Beragam fitur penunjang sudah dihadirkan Nissan untuk mempersenjatai X-Trail 3rd Generation. Di center stack telah tertanam layar sentuh yang dapat mengakomodasi kebutuhan hiburan di dalam kabin yang juga terintegrasi dengan Around View Monitoring yaitu kamera yang terdapat di setiap sudut kendaraan seperti di bawah spion, belakang dan di depan yang menampilkan keadaan kendaraan dengan tampilan 360 derajat. Selain itu, hampir semua pengoperasian di dalam kabin menggunakan sistem elekrik, tidak hanya seat adjustable dan pengaturan fitur hiburan, keyless start/stop juga telah dimiliki oleh X-Trail tipe standar 2.5L CVT.

Nissan-X-Trail

Meskipun hanya dibekali dengan penggerak roda depan, namun tenaga dan torsi X-trail mampu melibas jalanan menanjak yang kering dan berbatu. Lintasan pacuan kuda di Timur kota Jakarta ini telah beberapa kali kami lewati dengan mudah, tidak ada kendala saat mobil melewati jalan berpasir sekalipun. Generasi ketiga ini menggunakan wheelbase yang lebih panjang dari generasi sebelumnya, kini panjangnya mencapai 2.705mm sehingga berimbas pada ruang kabin yang terasa lebih lega. Untuk urusan leg room penumpang baris pertama dan kedua akan tetap terasa nyaman. Hanya saja, tambahan jok di baris ketiga sepertinya sia-sia. Pasalnya, luasnya hanya dapat diisi oleh anak – anak yang memiliki postur di bawah 150cm.

Nissan-X-Trail

TheGaspol.com juga sempat nakal dan beberapa kali mengajak X-Trail berlari dalam kecepatan tinggi saat melintasi jalan bebas hambatan yang kosong. Tujuannya sih mau merasakan sensasi mesin 4-silinder 2,5-liter yang diklaim mampu menghasilkan torsi 234 Nm @4.000 rpm. Lonjakan torsi begitu terasa sesaat ketika Saya melakukan kick down. Transmisi CVT tergolong smooth bekerja linier sehingga saya tidak merasakan perpindahan gear secara signifikan.

Nissan-X-Trail

Untuk saat ini pihak Nissan Indonesia membanderol X-Trail mulai dari Rp 383 Juta untuk tipe 2,0-liter transmisi manual dan 431,5 juta untuk model tertinggi 2,5 liter CVT. Dengan segala kelebihan yang ditawarkan oleh All-New Nissan X-Trail, jelas ini ancaman untuk kompetitornya seperti Mazda CX-5 dan Honda CR-V.