Selfie While Driving

Pesatnya perkembangan smartphone ternyata berdampak pada kebiasaan buruk saat berkendara. Salah satunya adalah selfie di belakang kemudi alias setir. Padahal survey berbicara jika setidaknya 1 dari 10 pengendara mengalami kecelakaan ketika menggunakan ponsel saat berkendara.

Parahnya lagi, menurut survey yang dilakukan Confused, sepertiga dari 2.000 pengendara yang disurvey mengatakan jika mereka menggunakan ponsel di belakang setir saat berkendara. Duh!

Hal itu diperkuat juga dengan data bahwa 1 dari 10 pengendara yang menggunakan ponsel saat menyetir mengaku ditangkap polisi karena perbuatannya tersebut. Dengan catatan, 57% diantaranya tidak merasa jera dan kembali menggunakan ponsel saat berkendara.

Namun, jika sebelumnya pengendara menggunakan ponsel untuk mengirim teks dan menelpon, saat ini perkembangan pesat smartphone memungkinkan pengendara untuk melakukan hal lain seperti membuka aplikasi social media, mengirim email dan bahkan, selfie!

Di Amerika Serikat, tempat dilakukan survey, pengendara muda adalah yang terbesar untuk pemakaian aplikasi social media saat menyetir. Dengan rincian, 9 persen dari pengendara muda berumur 18-24 tahun menggunakan Snapchat, 8 persen menggunakan Twitter, dan 5 persen membuka akun Instagram mereka.

Yang mencengangkan adalah, 7 persen dari mereka melakukan selfie saat berkendara. Kalau nggak percaya, coba saja buka tagar #DrivingSelfie #DrivingSelfies yang telah memiliki lebih dari 10.000 foto di Instagram. Tagar lainnya yang muncul di foto tersebut adalah #bored , #dangerous , #LuckyWeDidntCrash , #safedriver dan #LookMaNoHands. Miris! Bagaimana dengan di Indonesia?