Nissan GT Academy 2016 telah usai dilaksanakan dan sepak terjang finalis asal Indonesia yang sampai mengaspal di Silverstone akan tayang di layar kaca. Dikemas dalam format reality TV show bertemakan motorsport yang menjadi pionir di Indonesia.

Ini bukan kali pertama Nissan Motor Indonesia (NMI) menerbangkan gamers Tanah Air untuk berada di balik kemudi mobil sungguhan mengikuti kampanye global Nissan ini. Tak aneh apabila program Nissan GT Academy melahirkan citra merek yang kental akan motorsport atau balap terhadap merek Nissan.

Selanjutnya, yang bikin penasaran, mungkinkah NMI membentuk tim balap untuk mengibarkan bendera Nissan di kejuaraan-kejuaraan adu cepat Tanah Air? Seperti yang ditanyakan oleh seorang jurnalis dalam konferensi pers dan screening reality TV show “Nissan GT Academy Indonesia” yang akan tayang di RCTI mulai 22 Januari 2017, setiap Minggu pukul 12:30-14:00 WIB.

Jawaban datang dari Davy J Tuilan, Vice President Director of Marketing and Sales PT Nissan Motor Indonesia. Menurutnya, pembentukan tim balap sungguhan belum masuk agenda kerjanya. Nissan GT Academy dinilai bisa lebih memasyarakatkan balap.

“Dengan Nissan GT Academy kita bisa menyenangkan lima ribu orang dari pada hanya lima atau sepuluh orang dari kalangan tertentu. Jadi untuk sekarang belum ada plan untuk melakukan yang tadi disampaikan (bentuk tim balap). Kita akan fokus pada Nissan GT Academy,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama Presiden Direktur NMI Antonio ‘Toti’ Zara mengatakan bahwa jumlah peserta Nissan GT Academy 2016 mengalami peningkatan besar. “Dari penyelenggara tahun sebelumnya, peserta yang ikut berpartisipasi di Nissan GT Academy pada 2016 melonjak signifikan. dari 15.000 sampai 25.000. Ini jadi tanda kalau banyak masyarakat yang ingin menjadi pembalap di Indonesia,” jelasnya.

Seperti diketahui, pelaksanaan Nissan GT Academy diawali kompetisi digital memakai video games Gran Turismo hingga berlanjut ke pembinaan nyata.