20140915_102335

Di saat banyak pabrikan otomotif tengah gencar mempersiapkan deretan mobil andalannya untuk tampil di IIMS 2014, Astra Daihatsu Motor malah meluangkan waktu untuk berbagi kepedulian dengan lingkungan hidup. Hari ini (15/9)  Daihatsu menggelar ajang bertajuk ‘Save The Sea Turtles’ sebagai bagian dari aktivitas Corporate Social Responsibilities (CSR) di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta. 

Alasannya, penyu termasuk salah satu reptil purba yang mampu beradaptasi hingga zaman modern yang populasinya terancam punah sehingga dilindungi pemerintah. Ekosistem alami mereka terkikis oleh salah satu musuh alaminya, manusia. Sebagian besar jenis penyu di alam bebas butuh bantuan untuk bertahan hidup. Nah, kebetulan ada dua jenis dari tujuh varian penyu bisa ditemui di Pulau Pramuka, yakni penyu hijau dan sisik. Kepala Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu Wahju Rudianto mengatakan, jenis yang paling banyak ditemui di Pramuka adalah penyu sisik.

“Sebagai bagian dari menghijaukan Indonesia, penyu harus dilestarikan sebab dia telah beradaptasi dari zaman purba hingga sekarang. Daihatsu juga ingin beradaptasi seperti penyu. Tahun ini, Daihatsu sudah berumur 107 tahun, tentu bukan usia yang muda untuk otomotif. Kami berharap program ini bukan sekali langsung selesai,” jelas Amelia Tjandra, Marketing Director PT. ADM.

Amelia juga menambahkan bahwa program tersebut juga merupakan hasil perencanaan dan koordinasi antara ADM, Taman Nasional Kepulauan Seribu, dan Klub Daihatsu, yaitu Taruna Owners (TO), Terios Rush Club Indonesia (Teruci), dan Ceria Club Indonesia (CCI). Selain di pulau seluas 16 hektar tersebut, Daihatsu juga punya sejumlah konservasi penyu lain yang terdapat di Pantai Perancak (Bali), Batu Hiu (Pangandaran), dan Pangumbahan (Ujung Genteng).