Tingginya angka populasi pertambahan mobil dan motor yang mencapai jutaan unit setiap tahunnya, membawa efek baik pada perkembangan industri aftermarket di Indonesia. Sejalan dengan perkembangan tersebut, membuat penyelenggara Nine Events terpacu untuk menyelenggarakan pameran aftermarket terbesar di Indonesia yang memiliki skala internasional.

Pameran bertajuk AutoPro Indonesia ini akan digelar pada 22-25 Februari 2017 mendatang di Hall A-B, Jakarta Convention Centre. Direncanakan pameran peranti aftermarket pertama di tanah air ini akan diikuti lebih dari 100 produsen ternama peranti otomotif di bidang aftermarket dari Inggris, Australia, Tiongkok, Taiwan dan Jepang.

Dengan konsep pameran “Business to Business” (B2B) di sektor auto aftermarket, modifikasi dan tunning, pameran ini akan mencakup industri auto aftermarket secara keseluruhan. Autopro merupakan satu-satunya pameran di sektor auto aftermarket, modifikasi dan tuning yang mempertemukan para pemain utama dari industri ini, untuk berkolaborasi dan memberikan wawasan tentang teknologi dan produk auto aftermarket yang terkini dan inovatif.

Autopro Indonesia 2017 akan menjadi wadah serta ajang untuk memamerkan produk-produk terkini yang dapat  meningkatkan dan membuka peluang bisnis baru. Pada penyelenggaraan Autopro Indonesia 2017, program Business Match Making menjadi fokus utama untuk memberikan kesempatan networking, untuk membantu perusahaan untuk terkoneksi dengan calon buyer, meliputi distributor, agen, dan partner.

Michael Hodge, International Project Manager dari Tarsus Group Plc, mengungkapkan tujuan dari program bisnis-matching di Autopro 2017 adalah memberikan kesempatan untuk semua perusahaan, baik kecil hingga besar untuk secara langsung menargetkan pembeli utama dan distributor. Program ini juga akan memberikan kesempatan bagi semua pengunjung yang sudah terdaftar untuk merencanakan kunjungan mereka sesuai dengan kebutuhan dan tepat sasaran.

“Dengan merencanakan kunjungan, mereka akan hanya muncul pada waktu dan tanggal yang dipilih, mengunjungi match making lounge dan berpotensi menutup kesepakatan pada saat itu juga,” tegas Hodge.

Program Business Match Making akan berlangsung sepanjang pameran Autopro Indonesia 2017 dan akan menghadirkan kurang lebih 6.000 potential buyers untuk dipertemukan dengan lebih dari 100 brand.