Sebuah kendaraan SUV sejatinya didesain untuk menghadapi beragama medan jalan, tak terkecuali Chevrolet Trailblazer dan Colorado. Untuk itu pastinya kedua produk tersebut melewati serangkaian tes untuk memastikan performa dan kualitasnya sebelum meluncur ke pasaran.

Lantas, sebenarnya seperti apa tes yang diterapkan General Motor? “Ragam kondisi jalan di Indonesia serta perbedaan cara penggunaan SUV dan truk oleh konsumen Indonesia, mengharuskan adanya versatilitas cukup tinggi pada Trailblazer dan Colorado, agar mampu menghadapi tantangan yang mungkin dihadapi,” ujar Chatchawan Chantaket, General Director of Product Engineering, GM Southeast Asia

Walaupun pengguna SUV dan pickup truck tidak meluncur di lintasan off road, mereka sering berkendara pada permukaan jalan yang tidak mulus dan berlubang yang dapat merusak roda ban, suspensisehingga mempengaruhi kondisi kendaraan.

Lubang-lubang yang direkayasa membantu para ahli untuk menyesuaikan kembali beban kendaraan ketika menghantam lubang di permukaan yang tidak terkontrol. GM telah mengumpulkan data tersebut selama 40 tahun terakhir untuk digunakan dalam mendesain dan merancang kendaraan baru dalam mengadapi jalanan berlubang dengan lebih mumpuni.

Ada berbagai macam permukaan jalan yang disimulasikan sesuai dengan kondisi jalan di seluruh dunia. Tes daya tahan ekstrim mencakup lebih dari jalan berlubang, bahkan melibatkan lintasan seperti lokasi kontruksi dan lintasan off-road.

Setiap produk Chevrolet yang dibangun, harus melalui proses pengujian ini, dan kami mendesain kendaraan yang mampu mengatasi beban saat kendaraan menghantam lubang jalan,” kata Chantaket.

Data kemudian dikumpulkan berdasarkan pengujian, membantu produsen mengintegrasikan beban kendaraan di antara bagian yang saling terhubung, menemukan serta membantu dalam mengatasi segala kemungkinan timbulnya masalah.

Dengan demikian, GM melengkapi Trailblazer terbaru dengan kerangka yang kokoh, setelan suspensi, peredam guncangan dan bodi mobil terbaru,dan stabilitator yang lebih memadai untuk mengurangi getaran maupun dampak benturan keras. Struktur bodi mobil kokoh juga memudahkan teknisi untuk menyetel suspensi secara lebih tepat, lebih halus, dan mewujudkan pengalaman berkendara yang terkontrol bahkan saat melalui jalan berlubang