Dibawah kendali operasional baru, PT Sarana Lintasan Indonesia (SLI), Sentul International Karting Circuit (Sirkuit Gokart Sentul) melakukan pembenahan di banyak sektor. Tujuannya tak lain agar sirkuit gokart kebanggaan Indonesia ini mendapat predikat yang baik dari pembalap mancanegara dan mampu menggelar balapan dengan taraf internasional.

Kiprah pertama bersama manajemen baru, PT SLI, RFT Motorsport dan Tanada Racing berkolaborasi untuk mendatangkan kembali kejuaraan balap gokart internasional region Asia atau Asian Karting Open Championship (AKOC) di Sirkuit Gokart Sentul. Indonesia didaulat sebagai tuan rumah penyelenggaraan pada AKOC Round 1, 14-16 Februari mendatang setelah federasi balap karting internasional, Commision Internationale de Karting – Fédération Internationale de l’Automobile (CIK-FIA) melakukan inspeksi pasca renovasi Sirkuit Gokart Sentul.

Menurut rencana atau entry list sementara, kompetisi AKOC  Round 1 di Sirkuit Gokart Sentul ini akan diramaikan oleh puluhan pembalap gokart dari mancanegara, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Srilanka dan Jepang. Termasuk pembalap gokart Indonesia, saat ini diperkirakan sudah 50 pembalap yang akan ikut di seri pembuka AKOC 2020, pekan depan.

China yang sedianya akan mengirimkan kontingen pembalapnya untuk berlaga di seri pembuka AKOC 2020 mendatang akan mengkonfirmasi ulang kehadirannya terkait larangan terbang akibat merebaknya virus Corona.

Kemas Haikal, Direktur PT Sarana Lintasan Indonesia menyebutkan, kami selaku pengelola Sirkuit Gokart Sentul merasa senang bahwa kami bisa didaulat untuk menjadi tuan rumah dari laga pembuka Asian Karting Open Championship 2020. Setelah beberapa waktu terakhir kami melakukan optimalisasi terhadap fasilitas sirkuit, pada akhirnya Sirkuit Gokart Sentul dapat menjadi tuan rumah pada ajang internasional.

Tahun ini, Asian Karting Open Championship akan berjalan sebanyak lima putaran. Setelah Indonesia, kejuaraan ini akan berlangsung di beberapa negara seperti China, Makau, dan Filipina.