Perjalanan kontingen Indonesia berkendara Royal Enfield mengeksplorasi pegunungan Himalaya telah usai. Selebrasi dilakukan di markas besar Royal Enfield Indonesia dengan mendatangkan para  pembesut Royal Enfield Himalayan asal Indonesia yang berkendara mengunjungi pegunungan dengan ketinggian 8.848 meter tersebut.

Tim Indonesia yang berasal dari komunitas Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) dan Himalayan Ridge ini menyelesaikan perjalanan ini dengan mulus. Kendati demikian, medan berat adalah menu santapan sehari-hari saat berkendara di pegunungan dengan kondisi cuaca ekstrem dan jalur yang beragam.

Dicky Winata, salah satu member IMBI yang ikut dalam perjalanan Royal Enfield Moto Himalaya 2019 menyebutkan, perjalanan Moto Himalaya merupakan pengalaman sekali seumur hidup. Perjalanan bersama 19 orang yang cukup sulit namun menyenangkan, hubungan khusus yang terjalin antara pengendara, dan perasaan menyatu dengan sepeda motor merupakan perasaan yang benar-benar tidak ternilai. Yang sangat mengesankan juga adalah pengalaman berkendara dengan Royal Enfield Himalayan mengajarkan saya kesabaran dalam berkendara dan menyatu dengan alam sekitar.

Berbeda dengan IMBI, Himalayan Ridge yang berjumlah 6 orang juga baru saja menyelesaikan perjalanan serupa bersama Royal Enfield Himalayan. Tim yang dikomandoi oleh Wisnu Guntoro Adi bersama Darius Sinatrya dan Donna Agnesia ini sukses melewati jalan raya tertinggi di dunia dengan ketinggian 5.359 dpl.

“Pegunungan Himalaya adalah medan yang sangat berat, disana terdapat 10 besar jalan tertinggi di dunia. Tentunya banyak persiapan yang harus dilakukan karena selain cuaca yang ekstrim, ketinggian diatas 4.000 itu bisa membuat setiap orang mengalami altitude sickness atau acute mountain sickness (AMS).