Ketika Anda berkendara motor menghadap arah matahari, silaunya sinar biasanya dapat dihalau dengan kaca helm berfitur double visor dengan menggeser sebuah tuas pada bagian helm. Kini hal tersebut tak perlu dilakukan lagi mengingat Bell Helmets punya fitur baru kaca helm otomatis yang dapat berubah menjadi gelap saat menghadap matahari.

Lewat sebuah siaran pers, Bell Helmets menginformasikan bahwa pihaknya meluncurkan helm yang inovatif dengan sistem yang dinamakan ProTint. ProTint merupakan kaca helm fotochromatic pertama milik Bell Helmets. Teknologi fotochromatic ProTint secara otomatis akan menyesuaikan diri dengan kondisi cahaya di luar. Helm pun disebut memberikan pandangan yang optimal untuk pengendara baik siang maupun malam.

Wakil Presiden Bell Helmets Chris Sackett menyebutkan, ProTint adalah teknologi perisai self-adjusting pertama yang dikembangkan oleh pengendara, untuk pengendara, dan pelengkap ideal untuk viewport Panovision yang lebih luas. Hampir setiap pengendara telah mengalami tantangan, dan potensi bahaya, terkait dengan kondisi cahaya yang berubah dengan cepat, dan ProTint mengatasi ini, memungkinkan pikiran pengendara tenang untuk tetap fokus sepenuhnya sepanjang perjalanan.

Kaca helm ini diklaim menawarkan pandangan yang jelas dalam kondisi gelap. Sebaliknya, saat cahaya terang dan menyilaukan, kaca helm menyesuaikan diri menjadi gelap. Reaksi ini memungkinkan mata pengendara beradaptasi dengan nyaman dengan kondisi yang berubah sepanjang hari.

Selain itu, ProTint menawarkan lensa yang dirancang untuk memberikan kontras yang ditingkatkan, memungkinkan pengendara untuk melihat bentuk dan warna lebih cepat, sambil mengurangi ketegangan mata melalui berbagai kondisi cahaya.

ProTint sendiri diklaim juga kompatibel untuk semua helm buatan Bell yang menggunakan teknologi Panavision Viewport, termasuk seluruh seri dari SRT Modular terbaru, Star MIPS, Race Star FLEX, dan Pro Star FLEX. ProTint sendiri dilepas ke pasaran dengan harga 149 US Dollar atau setara dengan Rp 2 juta-an.