Bentley Motors memperpanjang program ‘Tetap Aman’ untuk menjaga komunitas lokal di Cheshire, Inggris selama masa pandemic virus Corona berlangsung. Seluruh profesional di pabrikan yang bermarkas di Crewe turut dilibatkan dalam kampanye kemanusiaan ini.

Mereka para tim dari Bentley ikut serta dalam membantu memenuhi kebutuhan warga Chesire dalam bentuk makanan dan obat-obatan untuk mengurangi kesulitan masyarakat di lingkungan tersebut. Para anggota korporasi juga turut membantu mengantarkan paket ke foodbank setempat dan badan kemanusiaan serta membantu toko dan mengantarkan perlengkapan medis melalui program Cheshire East’s People Helping People, menggunakan kendaraan operasional perusahaan.

Sedikitnya, Bentley membantu pendistribusian Alat Pelindung Diri (APD) berupa 30,000 pelindung wajah, 20,000 sarung tangan sekali pakai, 10,000 masker wajah, 1,800 pelapis kursi sekali pakai, lebih dari 40 kacamata pelindung yang diberikan untuk layanan kesehatan di sekitar Cheshire.

Di tengah berhentinya produksi kendaraan di Crewe, Bentley memanfaatkannya dengan membuat lebih dari 30.000 pelindung wajah dengan teknologi cetak 3D (tiga dimensi). Setidaknya, hingga saat ini Bentley menginformasikan fasilitas perakitannya di Crewe akan kembali beroperasi pada 11 Mei mendatang. Perusahaan juga memperluas layanan Bentley ‘Meals on 22 inch Wheels’, di mana mitra Bentley secara sukarela mengirimkan barang-barang penting untuk komunitas.

“Ini adalah waktu yang sangat sulit bagi semua orang,” jelas Dr. Astrid Fontaine, Bentley’s Board Member for People, Digitalisation and IT. Menurutnya, prioritas utama Bentley yakni keselamatan dan kesejahteraan mitra, keluarga mereka dan masyarakat dengan tekad untuk membantu sebaik mungkin.

“Kami memanfaatkan keahlian rekayasa dan manufaktur terkemuka di dunia, kendaraan dan sumber daya luar biasa yang kami miliki tersedia bagi kami. Bentley akan berusaha untuk bekerja dengan masyarakat seluruhnya dalam minggu-minggu dan bulan-bulan selanjutnya untuk membantu dalam segala hal yang mungkin saat ini sangat membutuhkan,” tutup Dr. Astrid.