Subhan Aksa

Banyak hal yang harus dipertimbangkan oleh pereli nasional Subhan Aksa, saat dirinya kembali ditugaskan untuk meluncur ke trek gravel FIA World Rally Championship  kategori WRC2. Pasalnya banyak yang mengharapkan agar pereli yang akrab disapa Ubang ini, tak lagi meremehkan kondisi dan lebih siap melibas para kompetitornya di Rally Australia yang digelar akhir minggu (12-14/9) mendatang.

Di reli yang sama tahun lalu, Ubang yang dinavigatori Nicola Arena (Italia) harus keluar arena lebih awal karena masalah teknis mobil pacuannya. Hal tersebut menjadi pelajaran penting di musim ini, terlebih sebagian trek yang digunakan sama dengan tahun lalu. Kecuali Special Stage (SS) 1 yang baru tahun ini dibuka.

Subhan Aksa (1)

“Pendekatannya harus beda. Kami tak boleh all out di sesi awal seperti musim lalu. Soalnya lintasan yang disuguhkan pada hari pertama (Jumat (12/9)) terbilang sangat berat. Selain sempit, trek juga banyak berhias dedaunan kering yang licin dan bebatuan karena seluruhnya berlangsung di dalam hutan. Beberapa tikungan buta (ujungnya tak tampak) terdapat di sini,” ujar Ubang seusai menelisik arena ‘perang’-nya mendatang. “Dan memang kecepatan harus tetap terjaga agar tak tertinggal jauh dari pereli lain, tapi harus ekstra waspada agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan,” tambah Ubang.

Dan menurut berita yang berkembang, saat prosesi testing kemarin (8/9), Ubang sempat mengalami kecelakaan hebat, hingga akhir-nya terjadi perbaikan besar pada pacuan-nya. Ya, menurut informasi yang beredar, accident tersebut seketika menerpa Ubang, lantaran harus ditemani navigator seadanya, karena Nicola Arena belum tiba di Australia.

Subhan Aksa

“Sangat mudah celaka pada 8 SS yang berlangsung pada Jumat. Kami sepakat untuk lebih hati-hati pada sesi itu, dan selanjutnya coba menikmati jalannya balapan pada sesi Sabtu yang melombakan 6 SS,” komentar Nicola.

But, apapun rintangan yang bakal dihadapi, Ubang tampak-nya tetap memiliki rasa percaya diri tinggi untuk terus melakoni reli kali ini. Dan ia akan terus bertarung di zona poin atau finish 10 Besar.