Pemilik BMW 520D berwarna silver ini adalah Victor Teja, “Mobil ini dari baru tadinya standar, memang mau dimodifikasi tapi bertahap, “ bilang pria 36 tahun ini. Ternyata rencana tinggal rencana, semua berawal dari niatan Victor mengganti velgnya. “Saya ke Permaisuri Ban di Mahakam untuk ganti velg,” ujarnya. Disana ia mengganti velgnya dengan OZ Racing Dakar 20 inci lebar 8,5+10 inci, bannya pakai Toyo Proxes T1 Sport 245/35ZR20 dan 275/30ZR20 dan suspensinya pakai sportkit merek KW.

Modifikasi-BMW-seri-5-1

Selesai mengganti velg, ia disarankan oleh temannya untuk main ke rumah modifikasi Eurotech milik Rudy Bachtiar yang ada di Kelapa Gading. Setibanya disana, Victor malah terkena racunnya Rudy. “Saya ditawari satu set bodykit M-Performance, keren banget,” bilang Victor yang menjabat sebagai Senior Vice President sebuah bank swasta di Jakarta ini. Langung saja Victor membeli bodykit yang terdiri dari bumper depan belakang dan sideskirt ini, “Langsung bayar, terus dicat dan langsung pasang,” tukasnya. Di bumper depan Rudy memasang add-on Vorsteiner carbon agar tampilannya makin sporty.

Modifikasi-BMW-seri-5-4

Belum cukup dengan racun bodykit saja, Rudy juga menawarkan untuk mengup-grade mesin diesel twin turbo dengan memasang piggyback merek Race Tech. “Dengan Race Tech power mesin naik sekitar 60 hp, power mesin dari 180 Hp jadi 240 hp dan torsi maksimum jadi 440 hp… tambah lagi pemasangan knalpot Eisenmann, naik lagi sekitar 5-10 hp,” ujar Rudy. Victor pn kembali goyah, “Akhirnya saya iyakan untuk memasang Race Tech itu,” ucapnya.

Modifikasi-BMW-seri-5-2

Sekarang setelah jadi, tak ayal mobil ini pun jadi kesenangan anak sulungnya yang bernama Wilbert. Bocah yang berusia 7 tahun ini rupanya senang mobil kencang, “Ia lebih senang naik BMW ini daripada mobil yang lain yang ada di rumah,” tutup Victor. Smart kid!